<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137871">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT YANG BERBEDA TERHADAP INSIDENSI PENYAKIT AKAR TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sutan Maulana Yusuf</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Proteksi Tanaman</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika gayo (Coffea arabica) merupakan salah satu varietas kopi yang paling diminati di pasar internasional. Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu daerah penghasil kopi arabika gayo terbesar di Provinsi Aceh dengan luas lahan 49.997 Ha dengan produktivitas 815 kg/ha pada tahun 2022. Serangan penyakit merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil produksi dari kopi arabika gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Penyakit yang sering dijumpai pada akar tanaman kopi arabika adalah jamur akar putih dan Jamur akar coklat. Perkembangan cendawan patogen bergantung pada kondisi lingkungan, suhu dan iklim. Ketinggian tempat mempengaruhi kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian tempat terhadap insidensi penyakit pada perkebunan kopi arabika (C. arabica) di Kabupaten Aceh Tengah.&#13;
Penelitian ini dilakukan pada tiga lahan perkebunan kopi di Kabupaten Aceh Tengah, dengan ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian dilakukan pada kebun kopi di Desa Buter dengan ketinggian 800 – 1.000 mdpl,  Desa Kekuyang dengan ketinggian 1.000 – 1.200 mdpl, dan Desa Bintang Pepara dengan ketinggian 1.200 – 1.400 mdpl. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu pengamatan insidensi penyakit akar dan pengambilan sampel akar untuk mengidentifikasi penyebab penyakitnya. Pengambilan sampel dilakukan pada 252 tanaman dengan pola zig-zag pada setiap lahan penelitian. Untuk identifikasi cendawan dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Pada  tahap pengamatan insidensi digunakan Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan 3 perlakuan dan 7 kelompok. Perlakuan adalah ketinggian tempat yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Ketinggian 1 (800-1.000 mdpl), Ketinggian 2 (1.000-1.200 mdpl), Ketinggian 3 (1.200-1.400 mdpl).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 2 isolat cendawan patogen asal akar tanaman kopi arabika setelah dilakukan identifikasi yaitu Rigidoporus sp. penyebab penyakit jamur akar putih dan Phellinus sp. penyebab penyakit akar coklat. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa, ketinggian tempat berpengaruh nyata terhadap insidensi penyakit jamur akar putih maupun jamur akar coklat pada tanaman kopi arabika. Semakin tinggi ketinggian tempat maka semakin tinggi insidensi kedua penyakit tersebut. Hal ini diduga terjadi akibat kesesuaian keadaan lingkungan pada lahan penelitian terhadap pertumbuhan/perkembangan cendawan patogen pada akar tanaman kopi seperti kelembapan tanah dan pH tanah. Ketinggian tempat dapat berpengaruh langsung terhadap pH tanah dan kelembapan tanah yang dapat mempengaruhi perkembangan dari cendawan patogen akar tanaman kopi arabika. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COFFEE - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANT DISEASES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>632.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 15:47:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:58:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>