<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137831">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS YURIDIS DALAM PENERAPAN KETENTUAN HUKUM PIDANA PADA TINDAK PIDANA ABORSI (ANALISIS PUTUSAN NOMOR:</title>
  <subTitle>252/PID.B/2012/PN.PLP DAN PUTUSAN NOMOR: 124/PID.SUS/2014/PN.LIW)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhadir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KUHP membahas tentang aborsi dalam beberapa pasal, yaitu Pasal 299 dan&#13;
Pasal 346-349 KUHP. Sedangkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang&#13;
Kesehatan (UU Kesehatan) mengatur mengenai sanksi pidana atas perbuatan aborsi&#13;
dalam Pasal 194 secara khusus. Namun, atas perbuatan aborsi yang terjadi seperti&#13;
dalam Putusan Nomor 252/Pid.B/2012/PN.Plp dan Putusan Nomor&#13;
124/Pid.Sus/2014/PN.Liw ketentuan pidana yang diterapkan berbeda. Seharusnya&#13;
berdasarkan asas lex posteriori derogat legi priori, UU Kesehatan lebih tepat untuk&#13;
diterapkan atas perbuatan tindak pidana aborsi.&#13;
Penelitian ini bertujuan menjelaskan pertimbangan hakim atas penerapan&#13;
ketentuan hukum pidana pada tindak pidana aborsi dalam Putusan Nomor&#13;
252/Pid.B/2012/PN.Plp dan Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2014/PN.Liw, dan akibat&#13;
hukum dalam penerapan ketentuan hukum pidana yang berbeda pada Putusan&#13;
Nomor 252/Pid.B/2012/PN.Plp dan Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2014/PN.Liw.&#13;
Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah yuridis normatif,&#13;
dengan pendekatan yang digunakan perundang-undangan, kasus, konseptual, dan&#13;
pendekatan historis. Data yang telah dikumpulan melalui bahan hukum primer,&#13;
sekunder, dan tersier dianalisis dengan cara kualitatif yang bersifat analisis&#13;
deskriptif.&#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Putusan Nomor&#13;
252/Pid.B/2012/PN.Plp dan Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2014/PN.Liw hakim&#13;
dinilai telah keliru dalam menerapkan ketentuan hukum pidana dalam Putusan&#13;
Nomor: 252/Pid.B/2012/PN.Plp meskipun telah berdasarkan dakwaan alternatif&#13;
yang dihadapkan jaksa. akibat hukum yang ditimbulkan atas penerapan ketentuan&#13;
hukum pidana yang berbeda seperti dalam Putusan Nomor 252/Pid.B/2012/PN.Plp&#13;
dan Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2014/PN.Liw antara lain: 1) Jaksa Penuntut&#13;
Umum telah mengabaikan azaz lex specialis derogat legi generalis; 2) terjadinya&#13;
ketidakpastian hukum, 3) terjadinya ketidakadilan hukum.&#13;
Disarankan kepada Jaksa Penuntut Umum dalam menghadapkan dakwaan&#13;
alternatif terhadap terdakwa kepada Majelis Hakim dengan dakwaan yang&#13;
ketentuan hukum pidananya bersifat khusus. Majelis Hakim disarankan dapat&#13;
mewujudkan tujuan hukum diantaranya kepastian hukum dan keadilan hukum&#13;
sehingga tidak terjadi lagi disparitas putusan pengadilan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ABORTION - CRIMINOLOGY - CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.028 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137831</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 14:58:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-24 11:54:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>