<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13783">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SALINITAS AIR TERHADAP PERSENTASE PENINGKATAN BOBOT BADAN IKAN NILA (ORECHROMIS NILOTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>fauzi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat salinitas terhadap bobot badan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan 48 ekor ikan nila dengan bobot badan rata-rata 13 gram yang dibagi atas 2 kelompok perlakuan dan 3 ulangan. Kelompok 1 (KI) adalah ikan yang dipelihara pada air tawar dengan salinitas rata-rata sebesar 0,01‰ dan K2 adalah ikan yang dipelihara pada air dengan salinitas rata-rata sebesar 0,16‰. Ikan dipelihara selama 30 hari, dan pada hari ke-31 ikan ditimbang untuk mendapat bobot badan akhir perlakuan. Persentase peningkatan bobot badan ikan nila pada KI adalah 35,46%  dan K2 adalah 26,71%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ikan nila yang dipelihara pada air dengan salinitas yang lebih rendah (air tawar) memiliki persentase bobot badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan nila yang dipelihara pada air dengan salinitas yang lebih tinggi (air payau).</note>
 <subject authority="">
  <topic>PARROTS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-05-04 15:36:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-13 16:36:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>