<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137803">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN ALAT PENJATAH PUPUK NPK TERHADAP TANAMAN JAGUNG PADA LAHAN PERTANIAN DI ACEH BESAR DESIGN AND CONSTRUCTION OF NPK FERTILIZER RATIONING EQUIPMENT FOR CORN PLANTS ON AGRICULTURAL LAND IN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zikri Rahmatullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Pupuk yang digunakan atau dipakai secara berlebihan dapat menyebabkan terganggunya mikroorganisme dalam tanah karena penggunaan pupuk secara berlebihan pada tanah membuat tanah tersebut menjadi asam, sehingga tekstur tanah tersebut akan cenderung lebih keras dan tidak gembur, maka membuat aktivitas dari mikroorganisme di dalam tanah terganggu. Selain itu, penggunaan pupuk secara berlebihan dapat menyebabkan tanaman keracunan, karena kandungan magnesium dan kalsium yang berlebihan didalam tanah membuat kondisi pH tanah tersebut menjadi terlalu basa,&#13;
Penelitian rancang bangun alat penjatah pupuk ini dilaksanakan di Laboratorium Pusat Riset Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung mulai dari Agustus 2022 sampai dengan September 2022. Metode pada penelitian ini perancangan alat penjatah pupuk roller bintang 6 alur berbasis arduino ini dilakukan dengan pembuatan prototipe dan bagian - bagian dari alat penjatah pupuk yang berupa hopper, rotor, dudukan hopper, roda dan tempat dudukan mikrokontroler. Bagian-bagian tersebut saling berkaitan yang digabungkan dengan melalui proses sambung tetap atau pengelasan dan sambung tidak tetap yang menggunakan baut dan mur. Bagian-bagian tersebut dikembangkan menggunakan metode pendekatan fungsional dan pendekatan struktural. &#13;
Hasil dari penelitian ini alat penjatah pupuk berbasis arduino yang dirancang dapat bekerja sesuai dengan perintah yang diperintahkan oleh arduino untuk mengeluarkan pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman. Alat penjatah pupuk ini memiliki beberapa komponen utama yaitu rangka utama, hopper dan roller/rotor bintang 6. Mekanisme kerja alat penjatah pupuk ini pada tahapan pertamanya yaitu memasukkan pupuk urea/N, SP-36/P dan Kcl/K kedalam hopper yang berfungsi sebagai penampung pupuk tersebut. Integrasi alat penjatah pupuk dengan sistem kontrol pada penelitian ini berjalan dengan baik yang dimana arduino uno sudah diprogramkan dengan perintah yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh alat penjatah. Arduino uno mengontrol untuk dapat membuka/menutup hopper per 5 detiknya.&#13;
&#13;
Kata Kunci : NPK, Arduino, Penjatah Pupuk</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137803</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 14:35:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 16:06:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>