<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137743">
 <titleInfo>
  <title>MUSEUM BAHARI  DI BANDA ACEH TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR METAFORA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asril Gunawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sejarah adalah  cerminan  massa  lalu,  dengan  mempelajari  sejarah maka kita akan menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan dan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahya. Aceh merupakan salah satu kerajaan bercorak maritim di nusantara  yang pernah melalui masa kejayaannya  di massa lampau  sehingga  perlu  adanya  keberlangsungann   sejarah  tentang  kebaharian kerajaan Aceh untuk diteruskan kepada generasi yang akan datang.&#13;
&#13;
Museum   bahari   merupakan   badan/lembaga   yang   dilengkapi   dengan berbagai fasilitas yang bersifat edukasi dan rekreasi (edutaiment) yang dibarapkan mampu   meningkatkan   minat   generasi   muda   untuk  menambah   pengetahuan tentang  kebaharian  Aceh  dan lndonesia  pada  umumnya  serta  menjadi  penanda corak kemaritiman Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Pendekatan    design   pada   perancangan    museum   bahari   ini    dengan pendekatan tema arsitektur methapora. Pemilihan tema ini bertujuan untuk membantu eksplorasi  bentuk yang lebih  banyak pada desain bangunan  khusunya di Kota  Banda Aceh  sehingga  diharapkan  bentuk  ini dapat  menjadi  daya tarik tersendiri  untuk  berkunjung  ke  museum.  Prinsip-prinsip   yang  diangkat   dari metafora ini adalah metafora tangible dan intangible dari  bentuk-bentuk  segitiga dari bentukan dasar kapal layar, tapak perancangan, letak tapak perancangan terhadap  museum  Aceh  dan  museum  tsunami  serta posisi  benteng  pertahanan kerajaan Aceh di massa lampau.&#13;
&#13;
Kata Kunci :  sejarah, museum, metafora&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137743</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:34:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:34:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>