<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137737">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN PASCA PANDEMI COVID-19 DI DESA LAMPULO, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFRAH SAHIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan desa Lampulo terjadi penurunan pendapatan dikarenakan adanya pandemi Covid-19 sehingga pemerintah menerapkan social distancing, physical distancing, work from home dan pembatasan sosial berskala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial masyarakat nelayan dalam segi aspek ekonomi, pendidikan, keragamaan pekerjaan dan kesehatan pada saat dan pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2023 bertempat di Desa Lampulo, Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif (aspek social) dan analisis pendapatan (aspek ekonomi), dengan jumlah responden 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nelayan rata-rata hanya sampai SMP (40%), tingkat pendidikan istri nelayan rata-rata hanya sampai  SMA (50%), dan tingkat pendidikan anak nelayan yang saat ini masih ditempuh adalah rata-rata sampai SMP (59%). Tidak banyak nelayan yang punya pekerjaan sampingan, hanya 1 orang, istri dan anak responden juga tidak ada yang bekerja. Sedangkan untuk akses kesehatan yang memanfaatkan puskesmas sebanyak 85%. Tingkat pendapatan masyarakat nelayan saat Covid-19 berkisar antara Rp1.000.000,00 - Rp2.000.000,00 (65%), sedangkan tingkat pendapatan nelayan pasca Covid-19 rata-rata berkisar antara Rp2.000.000,00 - Rp3.000.000,00 (60%). Secara garis besar hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan pendapatan saat terjadi pandemi Covid-19.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137737</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:27:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:32:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>