<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137735">
 <titleInfo>
  <title>PERBAIKAN KINERJA PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI DENGAN MEMPERKUAT INSTITUSI PETANI PEMAKAI AIR (STUDI KASUS DI DAERAH  IRIGASI KRUENG JREUE).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmi Putri Yanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Degradasi   fungsi   infrastruktur  dalam   sistem   irigasi   terjadi   disetiap tahunnya dikarenakan kinerja pemeliharaan irigasi yang ada mengalami penurunan sehingga menimbulkan konflik seperti ketidakcukupan air, sedimentasi di  dalam  saluran serta tidak berfungsinya dari bangunan fisik  irigasi sehingga memerlukan  pendekatan terhadap perbaikan kinerja pemeliharaan melalui perkumpulan  petani pemakai air (P3A) dengan memperkuat institusi petani pemakai air dimana petani  merupakan orang yang secara langsung menikmati hasil dari sistem irigasi.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeliharaan irigasi yang dilakukan oleh operator, kinerja pengumpulan IPAIR, upaya-upaya pemecahan masalah  pemeliharaan irigasi,  hak-hak dan tanggung jawab perkumpulan petani pemakai air (P3A) dalam pemeliharaan irigasi.&#13;
Penelitian  ini  dilaksanakan pada bulan Juni  hinga bulan Oktober tahun&#13;
2008  dengan  menggunakan metode  survey di   Daerah  Irigasi  Krueng Jreue Kabupaten Aceh Besar yang merupakan irigasi teknis dengan luas netto 2440 ha dimana sumber air  diperoleh  dari suplesi  melalui  sungai  Lamkareng dengan panjang saluran  primer  14,40  km dan  panjang  saluran sekunder  15,20  km. Pengambilan Sampel   dilakukan di   lahan   usaha  tani   yaitu  BM 1         (Bangunan Meunara 1) sampai BM2 (Bangunan Meunara 2) dengan panjang saluran 1124,21 m,  luas  130  ha dan terdapat 5   desa yang dilalui  yaitu  Desa Reukih  Dayah, DesaReukih Kupula, Desa Lam Iii Mesjid, Desa Lam Iii Teungoh dan Desa Lam Iii  Ganto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu  cara primer (pemotretan kondisi  fisik  bangunan irigasi,  wawancara dan  kuisioner  dengan petani  serta petugas tcrkait)  dan cara sekunder (data iklim yaitu  curah hujan, kelembaban  udara, kecepatan angin  dan  suhu).  Teknik analisa  data  dengan menganalisa indikator kinerja pemeliharaan yaitu teknik, ekonomi dan institusi.&#13;
Hasil penelitian menunjukan permasalahan-permasalahan yang timbul di Daerah rigasi  Krueng Jreue telah mengakibatkan kinerja sistem pemeliharaan irigasi  dikatakan  buruk.  Permasalahan   yang terjadi  di  Daerah lrigasi  Krueng Jreue yaitu  rendahnya kinerja sistem pemeliharaan bangunan bagi  dan saluran irigasi  yang mengalami kerusakan, kurangnya dana untuk kegiatan pemeliharaan irigasi,  pelaksanaan pengoperasian bangunan bagi  tidak berjalan sesuai  rencana, tidak adanya kerjasama antara dinas pengairan dengan P3A Keujreuen  Blang, tidakjelas aturan-aturan dalam pembagian air, adanya sadapan liar yang dilakukan oleh  petani,  adanya kegiatan  memandikan hewan di  dalam  saluran irigasi dan rendahnya partisipasi petani dalam pemeliharaan saluran tersier.&#13;
Variabel   teknik  dikategorikan   kurang baik dengan  indikator  rata-rata&#13;
sebesar 0,54.  Keberlanjutan  fisik dikategorikan buruk dengan  nilai  indikator sebesar  0,23.  Pembersihan  gulma  dikategorikan   baik  dengan  nilai   indikator&#13;
sebesar  0,75.  Pembersihan   endapan  dikategorikan kurang  baik  dengan  nilai&#13;
indikator   sebesar  0,5.   Pemeliharaa n  saluran   dikategorikan   baik   dengan  nilai &#13;
indikator sebesar 0,68.&#13;
Variabel  ekonomi  dikategorikan  kurang baik  dengan  indikator  rata-rata sebesar 0,49. Kinerja pcngumpulan iuran dikategorikan buruk dengan nilai indikator 0.  Kinerja hasil  gabah dikategorikan  baik  dengan nilai  indikator sebesar&#13;
0,79.  Kelangsungan dana dikategorikan kurang baik dengan nilai  indikator sebesar&#13;
0,5.   Variabel   institusi   dikategorika n  buruk  dengan  nilai   dukungan  organisasi sebesar 0,02.&#13;
Kelemahan variabel  ini diperbaiki  melalui  peningkatan partisipasi  petani melalui perkuatan kelembagaan yang berbadan hukum serta pemberdayaan kembali  P3A  Keujreuen  Slang  melalui  pendekatan koperasi  dengan  berbagai peluang usaha yang berdasarkan potensi yang dimiliki oleh P3A Keujreuen  Blang. Kebijakan  pemerintah yang baru (UU R1  No.7 Tahun 2006 dan PP No.20 Tahun&#13;
2006) dapat  dijadikan   acuan  dalam  pelaksanaan  sistem pemeliharaan  irigasi  di&#13;
Daerah lrigasi  Krueng Jreue guna keberlanjutan sistem irigasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IRRIGATION - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>IRRIGATION CANALS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>631.587</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137735</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:26:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 16:02:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>