<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137729">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT ASAL TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) YANG TERSERANG CENDAWAN UPAS (UPASIA SALMONICOLOR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wendy Pranata Sy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Proteksi Tanaman</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia adalah produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam, dengan kopi arabika (Coffea arabica) sebagai jenis kopi unggulan yang banyak dibudidayakan. Dataran tinggi gayo adalah salah satu daerah penghasil kopi arabika terluas di Indonesia dengan luas perkebunan mencapai 90.352 Ha dan produktivitas 1.837 (Kg/Ha/Thn) pada tahun 2022. Budidaya kopi tidak terlepas dari gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT). Salah satu OPT pada tanaman kopi yaitu cendawan Upasia salmonicolor yang menyebabkan penyakit upas. Patogen ini dapat merusak tanaman kopi, menurunkan produksi dan menganggu pertumbuhan, sehingga dapat menyebabkan kematian. Salah satu cara pengendalian cendawan upas yaitu dengan menggunakan agen pengendali hayati yaitu cendawan endofit, karena agen pengendalinya berasal dari tanaman itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cendawan endofit yang terdapat pada tanaman kopi arabika yang bergejala penyakit upas U. salmonicolor pada tanaman kopi arabika gayo.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan dan Laboratorium Dasar Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Sampel tanaman diperoleh dari Desa Damaran Baru, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Pada setiap lahan diambil sampel pada tanaman yang sakit, sampel penelitian akan diisolasi untuk memperoleh isolat murni, selanjutnya cendawan yang ditemukan diuji patogenisitasnya pada benih padi varietas Ciherang untuk memperoleh isolat non patogen. Pengamatan selanjutnya dilakukan terhadap cendawan endofit secara makroskopis dan secara mikroskopis.&#13;
Sejumlah 32 isolat cendawan berhasil di isolasi dari tanaman kopi yang terserang U. salmonicolor yang terdiri dari 31 isolat non patogen dan 1 isolat patogen, isolat non patogen kemudian diidentifikasi secara morfologi. Pengamatan makroskopis dan mikroskopis menunjukan bahwa isolat non patogen tersebut berasal dari genus Trichoderma, Aspergillus dan cendawan endofit yang belum teridentifikasi.&#13;
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat cendawan endofit yang berasal dari genus Trichoderma dan Aspergillus pada tanaman kopi arabika gayo yang terserang cendawan upas U. salmonicolor. Selanjutnya dapat dilakukan pengujian kemampuan cendawan endofit ini untuk mengendalikan U. salmonicolor pada tanaman kopi arabika gayo.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:20:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:28:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>