<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137709">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERUBAHAN CURAH HUJAN DI WILAYAH UTARA, TIMUR, TENGAH DAN BARAT ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURMEGA INDRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan di wilayah Utara, Timur, Tengah dan Barat Aceh yaitu &#13;
Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Besar dan Gayo Lues. Tujuan &#13;
penelitian ini untuk mendapatkan klimatologi bulan basah, kering, dan peralihan dan &#13;
mendapatkan rata-rata curah hujan bulanan dengan grafik time series. Pengambilan &#13;
data dilakukan menggunakan data Climate Hazards Group InfraRed Precipitation &#13;
with Station Data (CHIRPS) meliputi pengumpulan data curah hujan dan identifikasi &#13;
rata-rata curah hujan berbentuk time series. Hasil penelitian ini menunjukkan curah &#13;
hujan sangat bervariasi dan memiliki dua tipe pola curah hujan yaitu monsun dan &#13;
ekuatorial. Pola monsun memiliki tipe curah hujan dengan bentuk unimodial atau &#13;
dua puncak hujan sedangkan pola ekuatorial memiliki tipe curah dengan bentuk &#13;
bimodial atau dua puncak musim hujan. Aceh Utara memiliki tipe curah hujan &#13;
monsun dengan puncak musim hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember 239 &#13;
mm/bulan, musim peralihan pada bulan September 149 mm/bulan dan puncak musim &#13;
hujan terendah pada bulan Februari 89 mm/bulan. Aceh Barat Daya memiliki tipe &#13;
curah hujan ekuatorial dengan puncak hujan terjadi pada bulan Maret dan November, &#13;
puncak musim hujan tertinggi terjadi pada bulan Maret 344 mm/bulan, musim &#13;
peralihan pada bulan April 252 mm/bulan dan puncak musim hujan terendah pada &#13;
bulan Juni 140 mm/bulan. Aceh Besar memiliki tipe curah hujan monsun dengan &#13;
puncak musim hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 287 mm/bulan, &#13;
musim peralihan pada bulan September 178 mm/bulan dan puncak musim hujan &#13;
terendah pada bulan Juli 99 mm/bulan. Gayo Lues memiliki tipe curah hujan &#13;
ekuatorial dengan puncak hujan terjadi pada bulan Maret dan Oktober, puncak &#13;
musim hujan tertinggi terjadi pada bulan Oktober 314 mm/bulan, musim peralihan &#13;
pada bulan September 241 mm/bulan dan puncak musim hujan terendah pada bulan &#13;
Februari 124 mm/bulan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:06:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 12:24:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>