<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137691">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  JENIS PUPUK  ORGANIK  DAN DOSIS PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L) MERRIL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Warisul Firdaus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik dan dosis pupuk urea serta mengetahui  pengaruh interaksi  antara  kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai.  Penelitian ini  dilaksanakan di Kebun Percobaan  Balai  Pengkajian Teknologi  Pertanian (BPTP) Lampineng. Banda Aceh, yang telah dilaksanakan pada tanggal    16  September 2012  sampai dengan  19 Januari 2013.&#13;
&#13;
Penelitian  ini  mengunakan Rancangan Acak  Kelompok (RAK)   pola faktorial  3x3  dengan 3  ulangan,   sehingga terdapat 27 satuan unit percobaan. Adapun faktor yang diteliti  adalah jenis pupuk organik yang terdiri dari  3  taraf yaitu pupuk kotoran sapi,  pupuk kotoran ayam dan  pupuk kompos.  Sedangkan dosis pupuk urea terdiri dari 3 taraf yaitu  100 kg/ha, 200 kg/ha dan 300 kg/ha.&#13;
&#13;
Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang,jumlah daun pada umur 15,  30, 45 dan 60 Hari  Setelah Tanam (HST), jumlah polong  per tanaman, jumlah polong berisi, berat biji  per hektar,  berat 100  butir biji  kedelai, wama biji dan jumlah bintil akar.&#13;
&#13;
Hasil   penelitian menunjukkan bahwa  perlakuan  jenis  pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST namun berpengaruh nyata pada j umlah daun umur 15  HST dan berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun umur 30, 45 dan 60 HST, diameter batang umur&#13;
15,  30, 45 dan 60 HST, jumlah  polong per tanaman, jumlah polong berisi, berat&#13;
&#13;
biji per hektar, berat 100 butir biji kedelai, warna biji danjumlah bintil akar.&#13;
Dosis  pupuk  urea  tidak  berpengaruh   nyata  terhadap  semua  peubah  yang &#13;
diamati.&#13;
&#13;
Terdapat  interaksi  yang  tidak  nyata  antara jenis pupuk  organik  dan  dosis pupuk urea terhadap  pertumbuhan  dan hasil  tanaman  kedelai  pada semua peubah.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOYBEANS - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137691</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 11:57:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-11 15:17:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>