<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137617">
 <titleInfo>
  <title>KONDISI SANITASI DAN HIGIENITAS PADA PROSES PEMBEKUAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) DI CV. NOVIRA ABADI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yesi Liana Anggraini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan cakalang merupakan salah satu hasil laut yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Ikan cakalang dengan kualitas yang baik membutuhkan penanganan khusus yaitu dengan metode pembekuan ikan. Pembekuan ikan cakalang bertujuan untuk mempertahankan mutu dan kesegaran ikan dalam jangka waktu yang panjang. Pada proses pembekuan Ikan cakalang tidak lepas dari penerapan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Pada penerapan SSOP terdapat hal penting yang harus dimiliki oleh industi pangan yaitu sanitasi. SSOP merupakan prosedur-prosedur standar penerapan prinsip pengolahan lingkungan yang dilakukan melalui kegiatan sanitasi dan hygiene. Prosedur SSOP berdasarkan Menteri PeraturanPerindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/2010 yang dapat digunakan oleh pelaku bisnis pangan sebagai acuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi sanitasi dan higienitas pada proses pembekuan ikan cakalang beku di CV. Novira Abadi menurut Peraturan Menteri Perindustian Republik Indonesia Nomor 75/MIND/PER/2010. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2024 di CV. Novira Abadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik survei, dimana data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, dan wawancara dengan quality control. Analisis data yang digunakan adalah analisis kesenjangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor penerapan SSOP keseluruhan 69,67%, &#13;
dari 8 aspek terdapat 4 aspek SSOP dengan nilai penerapan tertinggi salah satunya adalah pencegahan adulterasi sebesar 83,64% dan 4 aspek dengan nilai penerapan terendah salah satunya adalah aspek pengendalian kesehatan karyawan dan aspek kebersihan permukaan yang kontak dengan makanan masing masing sebesar 53,33% dan 47,5%. Penilaian kesenjangan SSOP berdasarkan kelompok yaitu terdapat 24 parameter yang belum sesuai dengan penerapan SSOP</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 10:39:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 11:31:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>