<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137613">
 <titleInfo>
  <title>DURASI DAN INTENSITAS DARI GUIDED WAVE DI ZONA SUBDUKSI RYUKYU PADA BULAN APRIL -DESEMBER 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Eva Fitriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zona subduksi merupakan daerah penting dalam studi seismologi karena sering tmenjadi Lokasi terjadinya gempa besar yang dapat menghasilkan kerusakan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi dan intensitas dari guided wave yang terjadi di zona subduksi Ryukyu pada bulan April sampai dengan Desember&#13;
2019. Penelitian ini menggunakan data seismic yang direkam oleh stasiun-stasiun seismik di wilayah terseebut yang diberi nama Formosa Array, penelitian ini memetakan wilayah dengan durasi getaran yang merusak dan menganalisis karakteristik lempeng laut yang mempengaruhi fenomena dari guided wave. Untuk mendapatkan rasio sinyal frekuensi tinggi ke frekuensi rendah, teknik analisis spektral moving window diterapkan. Hal ini dilakukan dengan menghitung spektrum untuk setiap seismogram menggunakan window selama 5 detik dan melangkah maju dengan peningkatan 4 detik hingga 60 detik setelah kedatangan gelombang P. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar stasiun yang mengamati sinyal dispersi akibat efek guided wave terletak dekat dengan palung subduksi dan diatas antarmuka lempeng dengan kedalaman anatara 10-2- km. durasi terpanjang sinyal frekuensi tinggi adalah selama 60 detik, dan terpendek selama 4 detik. Dari beberapa event sinyal yang tersebar, 36 menunjukkan frekuensi tinggi yang akan sangat mempengaruhi bangunan bertingkat rendah, termasuk perumahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa efek daru guided wave menghasilkan sinyal dengan frekuensi tinggi yang dominan dengan durasi antara 4 – 60 detik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137613</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 10:32:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 11:11:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>