PENGARUH KOMPOSISI EKSTRAK BAHAN ORGANIK DAN TANAH TSUNAMI TERHADAP PERTUMBUHAN FUSARIUM OXYSPORUM RADICES-LYCOPERSICI DAN PSEUDOMONAS SOLANACEARUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KOMPOSISI EKSTRAK BAHAN ORGANIK DAN TANAH TSUNAMI TERHADAP PERTUMBUHAN FUSARIUM OXYSPORUM RADICES-LYCOPERSICI DAN PSEUDOMONAS SOLANACEARUM


Pengarang

Mirza Ahmad Lubis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0251310023

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.422

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mirza Ahmad Lubis, 0251310023. Pengaruh Komposisi Ekstrak Bahan
Organik dan Tanah Tsunami terhadap Pertumbuhan Fusarium oxysporum radies­
lycopersici dan Pseudomonas solanacearum. (dibawah bimbingan DR. Rosmaidar
Dj. sebagai ketua dan Ir. Tcut Chamzuri, M.P sebagai anggota)
Kajian tentang Pengaruh Komposisi Ekstrak Bahan Organik dan Tanah
Tsunami Terhadap Pertumbuhan Fusarium oxysporum radies-lycopersici dan
Pseudomonas solanacearum, telah dilakukan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. dari bulan April 2007 sampai Juni 2008.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggabungan komposisi ekstrak
bahan organik dan tanah tsunami terhadap pertumbuhan Fusarium oxysporum radies­
lycopersici dan Pseudomonas solanacearum
Lahan pertanian yang dipengaruhi pasir tsunami perlu direklamasikan
kembali dengan bahan organik. Hal ini berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah
dengan merangsang pertumbuhan Fusariun dan Pseudomonas untuk mendeteksi laju
tumbuh, berat kering. kandungan air, pH, Optikal Density (OD) dan jumlah sel yang
nampak. Perlakuan yang di cobakan adalah : kontrol (PDA), OM (bahan organik),
TS (tanah tsunami), TS + OM (1: ), TS + OM (1:2), TS + OM(3: D) dan TS + 0M
(4: I). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan fusarium turun
menjadi 1.6 cm per jam pada perlakuan bahan organik. Penambahan bahan organik
di dalam tanah tsunami dalam ratio (I: I) justru menigkatkan laju pertumbuhan yaitu
3.7 cm per jam. Hal itu diikuti dengan penurunan berat kering dan kandungan air
pada perlakuan bahan organik dimana berat kering mencapai 0.4 g per koloni dan
mempunyai kandungan air di dalam tissue sebanyak 90 %.
pH biakan Pseudomonas di dalam kandungan nutrisi turun menjadi 3 pada
hari kedua setelah inokulasi. Diikuti dengan peningkatan OD menjadi 0.7 dari
perlakuan bahan organik. pH terendah dijumpai pada perlakuan TS
OM dalam ratio (3: I), bersamaan dengan OD terendah yaitu 0.5. pH sebelum inokulasi adalah
+7 kecuali pada control yaitu pH nya 5. Bakteri tumbuh baik pada PDA. Jumlah
koloni yang nampak adalah 8. Sedangkan pada perlakuan OM jumlah sel yang
nampak adalah 3. Bagaimanapun pengurangan berat kering terjadi pada perlakuan
TS + OM dalam ratio (I : I).

Kata kunci : Tanah tsunami, bahan organic, rasio, Fusarium dan Pseudomonas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK