POTENSI BAHAYA TSUNAMI BERSUMBER DARI PATAHAN BARU DI BAGIAN TIMUR LAUT KOTA AMBON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POTENSI BAHAYA TSUNAMI BERSUMBER DARI PATAHAN BARU DI BAGIAN TIMUR LAUT KOTA AMBON


Pengarang
Dosen Pembimbing

Haekal Azief Haridhi - 198712172014041001 - Dosen Pembimbing I
Yudi Haditiar - 199306302022031007 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2011101010038

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simulasi gelombang tsunami yang berlokasi di bagian timur laut Kota Ambon dimodelkan menggunakan 2 skenario dengan mekanisme patahan Strike-slip. Penelitian ini menggunakan data kejadian gempa dari United States Geological Survei (USGS) dan Global Centroid Moment Tensor (Global CMT). Model tsunami disimulasikan menggunakan perangkat lunak COMCOT 1.7 (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan simulasi gelombang tsunami, memprediksi penjalaran gelombang tsunami serta menilai dampak dari tinggi gelombang tsunami di beberapa daerah tertentu. Data gempa yang dijadikan rujukan ialah gempa Sofifi 2019 dan gempa Tual 1938. Simulasi gelombang tsunami di bagian timur laut Kota Ambon dilakukan pada 1 titik Lokasi gempa dengan 2 Moment Magnitude (Mw) yaitu 7,2 Mw dan 8,5 Mw. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa tinggi maksimal gelombang tsunami yang dihasilkan pada gempa 7,2 Mw adalah 2,5 m. Sedangkan tinggi maksimal gelombang tsunami yang dihasilkan pada gempa 8,5 Mw adalah 3 m. Wilayah yang diperkirakan terkena dampak tsunami diantaranya adalah Pulau Ambon, Pulau Haruku, dan Pulau Seram bagian barat

The simulation of tsunami waves located in the northeastern part of Ambon City was modeled using 2 scenarios with a strike-slip fault mechanism. This study uses earthquake event data from the United States Geological Survey (USGS) and the Global Centroid Moment Tensor (Global CMT). The tsunami model is simulated using COMCOT 1.7 software (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). This study aims to model the tsunami wave simulation, predict the propagation of tsunami waves and assess the impact of tsunami wave height in certain areas. The earthquake data used as a reference is the 2019 Sofifi earthquake and the 1938 Tual earthquake. The tsunami wave simulation in the northeastern part of Ambon City was carried out at 1 point at the location of the earthquake with 2 Moment Magnitudes (Mw), namely 7.2 Mw and 8.5 Mw. From the research that has been done, it can be stated that the maximum height of the tsunami wave produced at 7.2 Mw is 2,5 m. While the maximum height of the tsunami wave produced at 8.5 Mw is 3 m. Areas thought to be affected by the tsunami include Ambon Island, Haruku Island and the western part of Seram Island.

Citation



    SERVICES DESK