ANALISA KOMPOSISI KEBUTUHAN AIR KONSUMTIF TANAMAN PADI METODE KONVENSIONAL DAN METODE SRI ORGANIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KOMPOSISI KEBUTUHAN AIR KONSUMTIF TANAMAN PADI METODE KONVENSIONAL DAN METODE SRI ORGANIK


Pengarang

Afri Fitrayansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

628.13

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Betambahnya jumlah penduduk tentunya akan menambah permintaan terhadap
kebutuhan pangan khususnya komoditi beras. Untuk meningkatkan produksi
pangan tersebut sangat dibutuhkan daya dukung lahan dan air yang mencukupi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai perbandingan kebutuhan air
konsumtif harian untuk tanaman padi konvensional dan metode SRI selama satu
musim tanam yang diperoleh berdasarkan pengukuran langsung di lapangan
dengan menggunakan lisimeter dan perhitungan menggunakan rumus Penman
Modifikasi. Data yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah adalah data harian
yang terdiri dari data evapotranspirasi, temperatur udara, kelembaban relatif,
kecepatan angin dan lamanya penyinaran matahari. Pengumpulan data dilakukan
selama I05 hari dimulai 20 Maret 2012 dan berakhir 2 2012. Evapotranspirasi
harian diukur dengan menggunakan lisimeter yang Juli letakkan pada laboratorium
model di jalan Cut Nyak Dhien KM 5.5 No. I Dusun Ayahanda. Ajun, Peukan
Bada. Aceh Besar. Peralatan untuk mengukur data lainnya diletakkan berdekatan
dengan di lisimeter. Rumus estimasi dihitung dengan menggunakan nilai
evapotranspirasi dan data klimatologi. Hasil penelitian ini
menghasilkan nilai ET rata-rata padi konvensional sebesar 3,9 mm/hari dengan nilai Kc
rata-rata sebesar 0,86 yang menghasilkan padi sebanyak 1,8 kg/6m' dan ETe rata-rata padi SRI
sebesar 2,6 mm/hari dengan nilai Kc rata-rata 0,76 menghasilkan padi sebanyak
2.5 kg/6m. Karena semakin besar nilai Kc maka konsumsi air untuk pertumbuhan
tanaman semakin tinggi, sehingga padi metode SRI lebih hemat air dan hasil
panen lebih besar dibandingkan dengan padi budidaya konvensional. Semoga di
masa depan metode padi SRI akan berkembang pesat pada masyarakat petani
Indonesia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK