<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137529">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nurul Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Pasca Sarjana IPA</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Model inkuiri merupakan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan proses belajar siswa, yang mana bertujuan mengembangkan keterampilan berpikir secara kritis dan kreatif sekaligus melatih keterampilan berkolaborasi secara terbuka bagi siswa. Etnosains merupakan pengetahuan yang dimiliki oleh suatu bangsa atau suatu suku bangsa atau kelompok sosial tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa dengan menerapkan model inkuiri berbasis etnosains pada materi besaran dan satuan di SMA Negeri 1 Mutiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen non-equivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas X IPA dengan sampel 71 siswa yang diambil secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dalam bentuk pilihan ganda dan angket. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji rata-rata, N-gain dan uji independen sample t-test. Hasil rata-rata post-tes siswa pada kelas eksperimen sebesar 77% sedangkan kontrol diperoleh sebesar 67%. Rata-rata N-gain persen pada kelas eksperimen yaitu 65% sedangkan pada kelas kontrol 51%. Hasil observasi keterampilan kolaborasi kelas eksperimen mendapat nilai rerata 509 point sedangkan kelas kontrol mendapat 440 poin. Hasil uji korelasi pearson berbantuan SPSS dengan niai 0,938 diintrepretasikan berkorelasi sangat tinggi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji korelasi. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan kolaborasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri berbasis etnosains dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa.&#13;
&#13;
Kata kunci: Inkuiri, Etnosains, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Keterampilan &#13;
Kolaborasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRITICAL THINKING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 08:54:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 09:42:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>