<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137513">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI CADANGAN KARBON TEGAKAN HUTAN LINDUNG DI WILAYAH KPH I PULO LOIH KECAMATAN GEUMPANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Niken Syahputri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Kehutanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hutan merupakan sebuah ekosistem alami yang memiliki peranan penting dalam suatu siklus dinamika karbon. Hutan berperan penting dalam peningkatan penyerapan CO2 dimana dengan bantuan cahaya matahari dan air dari tanah, vegetasi yang berklorofil mampu menyerap CO2 dari atsmosfer melalui proses fotosintesis. Hasil fotosintesis disimpan dalam bentuk biomassa dan mempengaruhi pertumbuhan dan tinggi tanaman. Hasil dari fotosintesis dapat menyebabkan pertumbuhan pada bagian tanaman salah satunya adalah diameter batang. Penambahan dari diameter batang dan umur tumbuhan menyebabkan biomassa dan karbon semakin besar (Tuah et.,al 2017). &#13;
Metode yang digunakan adalah metode non-destructive sampling dengan pendugaan cadangan karbon menggunakan persamaan allometrik. Lokasi penempatan plot ditetapkan dengan metode systematic Sampling with Random Start. Untuk penempatan plot digunakan uniform systematic sampling yaitu bentuk plot dan jarak antar plot (seragam) jarak antar plot yaitu 100 m dan luas satuan plotnya 20 m x 20 m.&#13;
Hasil penelitian potensi cadangan karbon tegakan hutan lindung di wilayah KPH 1 Desa Pulo Loih Kecamatan Geumpang, menunjukan cadangan karbon dan yang tersimpan berbeda-beda setiap plot dan tingkat strata. Cadangan karbon untuk tingkat semai yaitu sebesar 6,32 ton/ha. Pada tingkat pancang dengan nilai cadangan karbon sebesar 126,82 ton/ha. Pada tingkat tiang diperoleh nilai cadangan karbon sebesar 272,30 ton/ha, dan pada tingkat pohon dengan nilai sebesar 3321,43 ton/ha dan besarnya cadangan karbon yang tersimpan pada tegakan hutan lindung di Wilayah KPH 1 Pulo Loih Kecamatan Geumpang adalah 3726,88 ton/ha dengan rata-rata nya 112,88 ton/ha. Pada serapan karbondioksida menunjukkan hasil yang berbeda juga , untuk tingakat semai sebesar 23,21 ton/ha, pada Tingkat pancang yaitu sebesar 465,44 ton/ha, serapan karbondioksida pada tingkat tiang sebesar 999,35 ton/ha, dan jumlah serapan karbondioksida pada tingkat pohon sebesar 12189,64 ton/ha dan besarnya serapan karbondioksida Desa Puloh Loih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie adalah 13677,65 ton/ha dengan rata-rata sebesar 414,47 ton/ha.&#13;
&#13;
Kata kunci : Biomassa, cadangan karbon, serapan CO2 dan Desa Pulo Loih, Kecamatan Geumpang. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137513</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 23:04:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 09:22:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>