<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137481">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KUALITAS KONTEN TIKTOK TERHADAP KEBUTUHAN INFORMASI SKINCARE PADA KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEA ANGRENI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konten media sosial merupakan informasi serta hiburan pada sebuah platform media jejaring sosial seperti Tiktok, yang memungkinkan interaksi lebih langsung dengan pengguna sehingga mewujudkan efek. Khalayak pada dasarnya menggunakan media massa berdasarkan motif-motif tertentu. Tujuan dari penelitian ini sebagai wawasan dalam mengetahui peranan kualitas konten Tiktok yang memberi dampak pada kebutuhan informasi skincare pada kalangan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification yang dinyatakan oleh Blumer Jay G dan Katz Elihu yang menekankan bahwa audiens itu aktif dalam memilih dan menggunakan media tersebut. Teori ini mengajukan mengajukan gagasan bahwa perbedaan individu menyebabkan audiens mencari dan memberikan tanggapan terhadap isi media yang disebabkan oleh berbagai faktor. Sampel yang ditetapkan pada pengamatan ini sebanyak 120 mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang menggunakan aplikasi Tiktok. Pendekatan penelitian dilakukan secara kuantitatif yang menekankan pada data angka sebagai hasil analisisnya yang diperoleh dari olahan statistika untuk menguji hipotesis agar memahami pengaruh hubungan antar variabel. Pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan kuesioner Google Form dengan teknik simple random sampling. Analisis data diuji dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Berdasarkan uji hipotesis menggunakan koefesien determinasi nilai  R Square sebesar 0,312 (31%). Jadi, variabel kualitas konten (X) berpengaruh pada variabel kebutuhan informasi (Y) sebesar 31% secara simultan. &#13;
Kata kunci: Kualitas Konten, kebutuhan Informasi, TikTok&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137481</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 18:10:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-10 08:56:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>