<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137455">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AULIA MALIK HAKIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peraturan Walikota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa &#13;
Rokok (KTR) bertujuan melindungi masyarakat dari dampak merokok dan &#13;
menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Meskipun peraturan ini menetapkan &#13;
banyak area publik sebagai zona bebas rokok, konsumsi rokok di Banda Aceh &#13;
masih tinggi, menunjukkan perlunya langkah lebih efektif untuk mengubah &#13;
perilaku merokok. Tantangan seperti resistensi sosial, akses mudah ke rokok, dan &#13;
promosi industri tembakau menghambat implementasi KTR. Dampak negatif &#13;
merokok juga berkontribusi pada prevalensi stunting dan masalah kesehatan mental &#13;
remaja. Oleh karena itu, pendekatan menyeluruh diperlukan untuk meningkatkan &#13;
efektivitas KTR di Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui &#13;
pelaksanaan dan pengawasan kebijakan kawasan tanpa asap rokok di Kota Banda &#13;
Aceh dan hambatan yang dialami pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjalankan &#13;
kebijakan kawasan tanpa rokok. Pendekatan penelitian yang dilakukan &#13;
menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
pelaksanaan KTR di Kota Banda Aceh meliputi sosialisasi kampanye anti asap &#13;
rokok, pembentukan satgas, penempelan rambu larangan, peluncuran aplikasi &#13;
monitoring, sidak KTR, dan penertiban iklan rokok. Pengawasan dilakukan oleh &#13;
Satpol PP, Dinas Kesehatan, dinas pendidikan, dan dinas terkait. Penegakan hukum &#13;
melibatkan teguran dan sanksi administratif, namun sanksi pidana ringan belum &#13;
diterapkan karena kurangnya pemahaman masyarakat. Hambatan dalam penerapan &#13;
kebijakan ini termasuk budaya merokok, penegakan hukum yang lemah, sosialisasi &#13;
yang kurang berkelanjutan, dan anggaran yang terbatas, karena kebijakan KTR &#13;
tidak diprioritaskan oleh pemerintah kota.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 16:53:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 16:56:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>