Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KARAKTERISTIK LAHAN TERHADAP KUALITAS KAKAO (THEOBROMA CACAO L) DI KABUPATEN PIDIE
Pengarang
CUT MULIA SARI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200040009
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
631.4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Cut Mulia Sari, 2013. Analisis Karaketristik Lahan terhadap Kualitas Kakao (Theobroma cacao L.) di Kabupaten Pidie. Tesis Magister, Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, di bawah bimbingan Hairul Basri dan Yusya’ Abubakar.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kakao, karakteristik lahan apa saja dan hubungan karakteristik lahan terhadap kualitas kakao pada tiga Kecamatan pengembangan kakao di Kabupaten Pidie. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kecamatan Padang Tiji, Keumala dan Tangse dari Maret sampai Agustus 2013. Pengambilan sampel tanah dan buah kakao mengacu pada peta Satuan Peta Lahan (SPL) yang diperoleh dari overlay peta jenis tanah, peta lereng dan peta ketinggian tempat. Analisis sampel tanah terdiri dari sifat fisika dan kimia tanah. Sedangkan analisis buah dan biji kakao mengacu pada Standar Nasional Indonesia kakao (SNI 01-2323-2008). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kualitas kakao di tiga Kecamatan yang ditunjukkan oleh kadar lemak kakao tertinggi berada di Kecamatan Tangse dan mutu AA (mutu paling bagus berdasarkan jumlah biji) ditemukan di Kecamatan Keumala dan Kecamatan Tangse. Secara umum karakteristik lahan tidak mempengaruhi kualitas kakao kecuali pH (H2O) berkorelasi kuat (r= -0,656) terhadap jumlah biji cacat dan K-dd berkorelasi sedang (r= -0,556) terhadap kadar air biji kering. Hubungan antara karakteristik lahan terhadap kualitas kakao secara umum tidak nyata, kecuali pH (H2O) memiliki hubungan sangat nyata negatif dan K-dd nyata negatif dimana semakin tinggi nilai pH (H2O) dan K-dd maka nilai jumlah biji cacat dan kadar air biji kering kakao akan menurun.
Kata Kunci: karakteristik lahan, biji kakao, kualitas kakao.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSENTASE KEHILANGAN BERAT PADAPENANGANAN PASCA PANEN MATA RANTAI PASOK KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI KABUPATEN PIDIE (Teuku Fazaki, 2015)
EVALUASI KRITERIA KESESUAIAN LAHAN KOMODITI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI DESA LUTUENG KECAMATAN MANE KABUPATEN PIDIE (Hermawan Kurnia, 2016)
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM ASETAT PADA PROSES FERMENTASI KAKAO ACEH (Fitrah Atul Mega, 2015)
UJI SITOTOKSIK DAN PENENTUAN STRUKTUR SENYAWA KIMIA FRAKSI TIGA EKSTRAK ASETON KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (MIFTA JANNATUL MONA, 2020)
ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI TERPADU DALAM USAHATANI KAKAO (THEOBROMA CACAO) DI KABUPATEN PIDIE (Teuku Anwar, 2015)