<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137439">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KERENTANAN HIDRO-OSEANOGRAFI KABUPATEN ACEH JAYA WILAYAH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Firdaus Hakiki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesisir Kabupaten Aceh Jaya terletak di pantai barat Pulau Sumatera yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Sejumlah perairan di pesisir ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat dan ekosistem yang membuat wilayah pesisir cenderung mengalami tekanan penggunaan yang berlebihan. Hal ini menyebabkan wilayah pesisir rentan terhadap perubahan kondisi baik secara fisika maupun kimia. Selain dipengaruhi oleh aktivitas manusia, kawasan pesisir juga dipengaruhi oleh beberapa parameter hidro-oseanografi seperti pasang surut, gelombang dan arus. Dinamika hidro-oseanografi di kawasan ini tidak hanya memengaruhi tata letak dan struktur pantai, tetapi juga berperan penting dalam menentukan kerentanan wilayah pesisir terhadap bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan tingkat kerentanan dinamika hidro-oseanografi di Kabupaten Aceh Jaya Wilayah Barat yang ditinjau dari tinggi gelombang signifikan, pasang surut, kenaikan muka air laut, angin, dan salinitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Coastal Vulnerability Index (CVI), di mana daerah pesisir dibagi menjadi beberapa sel dengan jarak 200 meter per sel. Penelitian ini menghasilkan peta dan nilai kerentanan pada pesisir Kabupaten Aceh Jaya Wilayah Barat. Secara keseluruhan daearah pesisir Kabupaten Aceh Jaya Wilayah Barat diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu tidak rentan dan kurang rentan dengan nilai CVI berkisar antara 4,5 hingga 10,0.&#13;
&#13;
Kata Kunci: CVI, Hidro-Oseanografi, Kerentanan, Pasang Surut, Pesisir.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137439</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 16:22:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 16:28:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>