<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137433">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KADAR LEMAK DAN KEEMPUKAN PADA SATE DAGING KERBAU DENGAN PERENDAMAN BAWANG PUTIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Umni Yati Sukria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Umni Yati Sukria. 2005104010017. Analisis Kadar Lemak Dan Keempukan Pada Sate Daging Kerbau Dengan Perendaman Bawang Putih dibimbing oleh Yurliasni sebagai ketua dan Cut Aida Fitri sebagai anggota.&#13;
&#13;
RINGKASAN&#13;
&#13;
Kerbau, sebagai hewan ruminansia besar, memiliki daging yang keras dan gelap, yang kurang populer dibanding daging sapi karena teksturnya yang lebih kasar dan sulit dikunyah. Untuk meningkatkan kualitas dan kelezatan daging kerbau, salah satu metode yang dilakukan adalah merendamnya dalam bawang putih sebelum diolah menjadi sate, sebuah hidangan populer di Indonesia. Sate dibuat dengan cara memotong daging menjadi bentuk dadu, menusuknya dengan tusuk sate dari bambu, kemudian membumbui dan memanggangnya, baik secara langsung di atas api maupun secara tidak langsung.&#13;
Penelitian ini dilangsungkan di bulan Februari 2024 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala di Darussalam, Banda Aceh. Pengujian kadar lemak dikerjakan di Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian, sementara pengujian keempukan diadakan di laboratorium yang sama dengan studi penanganan daging. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang melibatkan empat level perlakuan dengan lima kali ulangan, termasuk P0 (kontrol tanpa tambahan bawang putih), P1 (tambahan 2% bawang putih berdasarkan berat daging kerbau), P2 (tambahan 4% bawang putih), dan P3 (tambahan 6% bawang putih).     &#13;
Berdasarkan studi yang telah dilakukan, merendam menggunakan bawang putih tidak mempengaruhi tingkat kelembutan dan kandungan lemak. Ini terjadi karena bawang putih memiliki kandungan allicin, yang berperan dalam aktivitas enzimatik yang membantu memecahkan ikatan peptida pada protein daging.&#13;
                                 &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 15:57:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 16:15:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>