<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137415">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN PELEMBAB BIBIR (LIP BALM) DARI SARI BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA. L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tasya Yolanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FMIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pepaya adalah buah tropis yang kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, termasuk bibir yang pecah-pecah. Daging buah pepaya dikatakan mengandung senyawa tokoferol, vitamin C yang merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memperoleh sediaan lip balm yang aman bagi pemakainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sari pepaya dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan lip balm, sediaan lip balm yang dihasilkan memenuhi mutu fisik dan untuk sediaan lip balm yang dihasilkan dapat meningkatkan kelembaban bibir. Formulasi sediaan lip balm dibuat kedalam 4 formula yaitu, F0 tidak mengandung sari buah pepaya, F1 dengan sari pepaya 3%, F2 dengan sari pepaya 6%, dan F3 dengan sari pepaya 10%. Evaluasi sediaan lip balm berupa uji organoleptis, pH, homogenitas, kelembaban, titik lebur, stabilitas, iritasi, dan kesukaan. Hasil evaluasi sediaan menunjukkan bahwa formula sediaan lip balm F0, F1, F2, dan F3 memiliki hasil yang homogen, pH, titik lebur, dan stabilitas yang memenuhi standar serta tidak mengiritasi saat digunakan. Hasil uji organoleptis diperoleh hasil sediaan lip balm F0 berwarna cokelat muda, F1, F2 dan F3 berwarna cokelat muda dengan aroma vanila dan berbentuk padat. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama 4 minggu hasil yang diperoleh uji kelembaban sediaan F0, F1, F2, dan F3 menunjukkan hasil rata-rata kelembaban kulit mengalami kenaikan pada setiap formulasi lip balm. Sediaan F0 memiliki rata-rata kelembaban pemakaian sediaan pada minggu ke-4 diperoleh rata-rata peningkatan sebesar 35,3%. Sediaan F1 memiliki rata-rata kelembaban pemakaian sediaan pada minggu ke-4 diperoleh rata-rata peningkatan sebesar 38%. Sediaan F2 memiliki rata-rata kelembaban pemakaian sediaan pada minggu ke-4 diperoleh rata-rata peningkatan sebesar 40%. Sediaan F3 memiliki rata-rata kelembaban pemakaian sediaan pada minggu ke-4 diperoleh rata-rata peningkatan sebesar 51%. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa sari buah pepaya dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan lip balm, formula yang memiliki aktivitas melembabkan bibir paling tinggi yaitu pada sediaan lip balm F3.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COSMETICS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>613.488</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137415</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 15:22:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 15:45:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>