<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137413">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS IMUNOSTIMULAN SEDIAAN SELF-NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) EKSTRAK ETANOL BUAH ANDALIMAN (ZANTHOXYLUM ACANTHOPODIUM) SECARA IN VIVO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ATIQAH RAIHAN RAMADHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan imunostimulan bahan herbal pada umumnya sangat banyak digunakan. Salah satu tanaman yang digunakan karena memiliki efek sebagai imunostimulan adalah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium L.). Andaliman diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid dan terpenoid yang dapat meningkatkan kerja sistem imun (imunostimulan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek imunostimulan sediaan SNEDDS ekstrak etanol buah andaliman yang diinduksi dengan siklofospamid sebagai imunosupresan terhadap mencit jantan galur BALB/C. Efek imunostimulan ditentukan oleh perubahan kadar sitokin (TNF-, IL-1β dan IL-10) dan fotomikrograf organ hewan uji. Penelitian ini dilakukan secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 18 ekor mencit jantan yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif dengan pemberian siklofospamid, kelompok P1 pemberian SNEDDS ekstrak etanol buah andaliman 50 μg/mL + siklofospamid dan kelompok P2 pemberian SNEDDS ekstrak etanol buah andaliman 100 μg/mL + siklofospamid. Sebelum perlakuan hewan mencit akan diaklimatisasi selama 14 hari. Perlakuan akan dilaksanakan selama 14 hari dan pada hari ke-15 hewan uji akan diambil darahnya melalui sinus orbitalis untuk diukur kadar sitokin TNF-, IL-1β dan IL-10 dengan metode ELISA dan pengambilan organ hati dan limpa untuk diuji histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin, sedangkan analisa histopatologi hati dan limpa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok P1 dapat meningkatkan kadar sitokin TNF-, IL-1β dan IL-10 dibandingkan kelompok P2 yang terjadi penurunan pada kadar sitokin IL-1β. Pada pemeriksaan histopatologi hati dan limpa mencit, kelompok P1 terjadi inflamasi dan degenerasi hidropis dibandingkan kelompok P2 yang mengalami apoptosis, degenerasi hidropis dan inflamasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kelompok P1 dengan pemberian SNEDDS ekstrak etanol buah andaliman 50 μg/mL berpotensi dapat meningkatkan sistem imun (imunostimulan) dibandingkan dengan SNEDDS ekstrak etanol buah andaliman 100 μg/mL.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137413</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 15:19:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 15:23:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>