ANALISIS TINGKAT KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH JAYA BAGIAN BARAT DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS TINGKAT KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH JAYA BAGIAN BARAT DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI


Pengarang

HUSNUL MUBARAK - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maria Ulfah - 198611202014012101 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Irham - 197108211999031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2011101010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian tentang indeks kerentanan pesisir di wilayah Kabupaten Aceh Jaya bagian Barat telah dilaksanakan dari bulan Oktober 2023 hingga Agustus 2024 dengan fokus pada geomorfologi pantai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi indeks kerentanan pesisir berdasarkan aspek geomorfologi pesisir. Metode yang digunakan adalah Coastal Vulnerability Index (CVI) yang melibatkan empat parameter geologi: geomorfologi, elevasi pantai, kemiringan pantai, dan perubahan garis pantai. Analisis terhadap daerah pesisir sepanjang 86 km menunjukkan hasil kerentanan kategori rendah sebesar 30,70% dengan panjang garis pantai sepanjang ± 26.4 km, sedangkan pada indeks kerentanan yang sedang sebesar 30.00% dengan panjang garis pantai sepanjang ±25.8 km, kemudian indeks kerentanan kategori tinggi sebesar 16.05%, dengan panjang garis pantai sepanjang ± 13.8 km, selanjutnya pada indeks kerentanan kategori sangat rendah sebesar 14.19% dengan panjang garis pantai sepanjang ± 12.2 km, kemudian pada indeks kerentanan kategori sangat tinggi sebesar 9.07% dengan Panjang garis pantai sepanjang ±7.8 km. Daerah dengan kerentanan sangat tinggi umumnya memiliki geomorfologi pantai berpasir, sedangkan daerah dengan kerentanan rendah memiliki geomorfologi pantai bertebing.

A study on the coastal vulnerability index in the western region of Aceh Jaya Regency was conducted from October 2023 to August 2024, focusing on coastal geomorphology. The objective of this research was to identify the coastal vulnerability index based on coastal geomorphological aspects. The method employed was the Coastal Vulnerability Index (CVI), involving four geological parameters: geomorphology, coastal elevation, coastal slope, and shoreline change. Analysis of the coastal area along 86 km revealed a low vulnerability category with 30.70% (± 26.4 km) of the shoreline, a moderate vulnerability category with 30.00% (± 25.8 km), a high vulnerability category with 16.05% (± 13.8 km), a very low vulnerability category with 14.19% (± 12.2 km), and a very high vulnerability category with 9.07% (± 7.8 km). Areas with very high vulnerability generally have sandy beach geomorphology, while areas with low vulnerability have cliff beach geomorphology.

Citation



    SERVICES DESK