<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137341">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dani Hidayat Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kakap putih (Lates calcarifer) atau dikenal dengan nama Seabass atau Baramundi merupakan jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun luar negeri. Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pakan yang berbeda terhadap laju pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer). Penelitian terkait pengaruh jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer) belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi untuk menekan biaya produksi pada budidaya guna mendapatkan informasi yang  dapat membantu pembudidaya dalam menekan biaya produksi pakan. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari mulai dari bulan Mei hingga Juni 2024 di Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Dosis yang digunakan yaitu Perlakuan A: pemberian pelet 5% biomassa  (kontrol), Perlakuan B: pemberian pelet 2,5% dan ikan rucah 2,5% biomassa, Perlakuan C: pemberian ikan rucah 7% biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan 2 dengan pemberian pakan campuran 2,5% pelet dan 2,5% ikan rucah terhadap parameter pertumbuhan berat mutlak yaitu 3,53±0,20 gr, panjang mutlak 2,50±0,17 cm, Selain itu, perlakuan 2 menghasilkan rasio konversi pakan (FCR) terendah yaitu 1,56±0,18%.&#13;
Kata kunci: ikan kakap putih, ikan rucah, pakan, pertumbuhan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SNAPPERS (FISHES)</topic>
 </subject>
 <classification>597.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 12:36:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 11:05:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>