<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137319">
 <titleInfo>
  <title>SELF DISCLOSURE PADA MAHASISWA LAKI-LAKI KORBAN BODY SHAMING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI NAMIRA MURNIYANTHI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tindakan body shaming pada laki-laki kurang mendapat perhatian seperti pada kasus body shaming pada perempuan yang disebabkan oleh feminisme, dimana laki-laki dituntut untuk tidak boleh menunjukan emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan tujuan Self Disclosure para korban body shaming mahasiswa laki-laki Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan konstruktivitisme dan menggunakan teori Johari windows. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang mahasiswa lai-laki korban body shaming Universitas Syiah Kuala yang memiliki pengalaman body shaming yang berbeda-beda. Hasil yang ditemukan adalah penggungkapan diri 5 mahasiswa korban body shaming yang paling dominan dari 4 jendela Johari yaitu daerah terbuka dimana 4 dari mereka membagikan informasi mereka secara sengaja kepada orang terdekat seperti teman dekat dan keluarga dan 1 mahasiswa termasuk ke daerah jendela tersembunyi dimana ia tidak membagikan informasi dirinya tentang body shaming pada orang lain dan hanya dirinya yang tau. Hasil menunjukan bahwa banyak dikalangan mahasiwa yang melakukan tindakan body shaming pelakunya merupakan teman dekat bahkan orang yang baru dikenal dengan alasan sebagai bercandaan tanpa memikirkan perasaan korban. Kelima mahasiswa laki-laki korban body shaming menggunakan self disclosure sebagai terapi dan informasi untuk membagikan berbagai informasi terkait body shaming seperti pengalaman, perasaan, dan rencana masa depan pada orang lain. Tujuan penggungkapan diri kelima mahasiswa yaitu untuk mengekspresikan perasaan, penjernihan diri, keabsahan sosial, kendali sosial dan perkembangan hubungan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Self Disclosure, body shaming, mahasiswa laki-laki</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137319</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 12:00:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 12:05:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>