PENGARUH INTERSEPSI HUJAN PADA KEBUN KOPI TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI WADUK PAYA BENER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH INTERSEPSI HUJAN PADA KEBUN KOPI TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI WADUK PAYA BENER


Pengarang

Dina Yulita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Intersepsi adalah proses tertahannya air hujan pada permukaan tanaman yang
kemudian diuapkan kembali ke atmosfer. Dalam analisis kcscimbangan air,
intersepsi diperlakukan sebagai kehilangan air (rainfall interception loss). Air
hujan yang jatuh diatas tanaman disebut hujan kotor (gross rainfall), sedangkan
air hujan yang mencapai pennukaan tanah melalui throughfall dan stemjlow
disebut sebagai hujan efektif (net precipitation). Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji pengaruh intersepsi pada kapasitas tampungan waduk Paya Bener
dengan mengasumsikan seluruh DAS waduk Paya Bener merupakan perkebunan
kopi Arabika. Berdasarkan topografi, Paya Bener tcrlctak pada ketinggian 1500 -
2000 m dari permukaan laut. Luas DAS waduk yang direncanakan adalah 12,55
km 2 dan memiliki panjang alur sepanjang 2,85 km dan penelitian dilakukan secara
langsung di lapangan pada perkebunan kopi yang terletak di Desa Kcbet,
Kecamatan Bebesen, Kabupaten Acch Tengah. Jenis tanaman yang digunakan
pada penelitian ini adalah tanaman kopi Arabika dan naungannya Lamtoro. Hasil
pcnelitian menunjukkan nilai intersepsi hujan pada tanaman kopi Arabika adalah
sebesar 32.47 mm atau 62,33 % dari total curah hujan. Pada tanarnan Lamtoro
basil pengukuran dan perhitungan intersepsi hujan selama penelitian adalah
sebesar 36,61 mm atau 70,27 % dari total curah hujan. Dari hasil perhitungan
Kapasitas produksi tampungan waduk akibat pengaruh intersepsi hujan oleh
perkebunan kopi Arabika dapat memenuhi kebutuhan air bersih penduduk dcngan
proyeksi pertambahan penduduk sampai tahun 20 14, Sedangkan kapasitas
produksi tampungan waduk pada tegakan hutan tanpa pengaruh intersepsi hujan
olch perkebunan kopi Arabika dapat memenuhi kebutuhan air bersih pcnduduk
dcngan proyeksi pertambahan penduduk sampai tahun 2024.

Kata kunci : Intersepsi Hujan, Kopi Arabika, Kapasitas Produksi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK