<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137283">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KREATIVITAS PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN KOPI UNTUK RANGKAIAN BUNGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Widiyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ayu Widiyanti (2024). Peningkatan Kreativitas Pemanfaatan Limbah Tanaman Kopi Untuk Rangkaian Bunga. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala] Dibawah bimbingan Dra. Rosmala Dewi M.Pd dan Nurbaiti, S.Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
Kabupaten Bener Meriah dikenal sebagai sentral produksi kopi Gayo yang menjadi komoditas unggulan dan sumber ekonomi utama masyarakat setempat. Namun, pemanfaatan limbah tanaman kopi belum optimal, seringkali hanya dibakar atau dibiarkan terbengkalai, menciptakan sebuah inovasi baru dengan memanfaatkan limbah kopi, seperti akar, biji, dan batang, untuk menciptakan rangkaian bunga yang bernilai jual dan memiliki estetika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan desain produk rangkaian bunga dari limbah tanaman kopi sebagai upaya meningkatkan kreativitas, mengetahui proses pemanfaatan limbah Tanaman Kopi untuk dijadikan rangkaian bunga sebagai essence pengharum ruangan untuk meningkatkan kreativitas, dan mengetahui tanggapan perangkai bunga terhadap produk rangkaian bunga dari limbah tanaman kopi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif.  Pemilihan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh jumlah informan sebanyak 1 orang dari tim ahli perangkai bunga dan 5 orang perangkai bunga. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, studi kepustakaan, dokumentasi, dan eksperimen. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses desain rangkaian bunga dari limbah kopi melibatkan eksperimen berulang untuk mencapai keseimbangan visual dan hasil yang optimal. Selain itu, pemanfaatan limbah kopi dalam rangkaian bunga menunjukkan inovasi yang menggabungkan estetika dan fungsionalitas, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Tanggapan para perangkai bunga menekankan nilai estetika, kreativitas, dan keberlanjutan, serta pentingnya pemanfaatan limbah kopi untuk mengangkat kearifan lokal dan tanggung jawab sosial. Desain rangkaian bunga dari limbah tanaman kopi dilakukan melalui serangkaian eksperimen untuk menghasilkan produk yang menarik dan ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah kopi ini memiliki inovasi dalam pembuatan rangkaian bunga karena menunjukkan kreativitas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang yang estetik dan memiliki nilai jual yang tinggi.&#13;
Kata Kunci: Limbah Tanaman Kopi, Merangkai Bunga, Kreativitas &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COFFEE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE CONTROL - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>641.337 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137283</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 11:07:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 11:30:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>