<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137263">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KRIM EKSTRAK CASCARA PULP KOPI ARABICA GAYO TERHADAP TINGKAT INFLAMASI DAN KADAR INTERLEUKIN 8 KULIT TIKUS WISTAR RATTUS NORVEGICUS YANG MENDAPATKAN PHOTOAGING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Mara Henni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran - Magister Sains BioMedis (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi Arabika gayo memiliki rasa dan aroma yang enak. Lapisan luar biji kopi, atau cascara pulp, mengandung polifenol dan flavonoid antioksidan dan anti inflamasi. Senyawa ini dapat mengurangi iritasi kulit dan photoaging. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh krim kopi arabika gayo bubur cascara terhadap histopatologi sel inflamasi dan kadar interleukin 8 pada tikus yang terpapar photoaging. Penelitian ini melibatkan 30 tikus jantan berusia 2-3 bulan dan berat 195-260 gram yang dibagi menjadi lima kelompok dan terpapar radiasi sinar ultraviolet dengan intensitas dan durasi yang bervariasi. Setelah menutupi epidermis yang diradiasi dengan krim cascara, diukur peradangan kulit berdasarkan penilaian histopatologi dan kadar interleukin 8 dengan menggunakan teknik ELISA. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan analisis post hoc. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi kadar IL-8 yang signifikan pada setiap kelompok tikus (p = 0,001). Berdasarkan tes post hoc, kelompok kontrol negatif memiliki kadar IL-8 yang jauh lebih besar daripada kelompok kontrol lainnya (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HISTOPATHOLOGY - HUMANS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>IMFLAMMATION - SYMPTOM</topic>
 </subject>
 <classification>611.018</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137263</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 10:54:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 11:41:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>