<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13726">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOPATOLOGI AORTA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA YANG DIBERI EKSTRAK BUAH TERONG BELANDA (SOLANUM BETACEAUM CAV.), KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.), DAN KOMBINASINYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Nadianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak buah terong belanda (Solanum betaceaum Cav.), kulit manggis (Garcinia mangostana L.), dan kombinasinya yang paling efektif dalam mencegah aterosklerosis dengan melihat perubahan  gambaran histopatologi aorta tikus putih (Rattus norvegicus) jantan yang diberi pakan hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus putih jantan dengan berat badan 220 mg. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali ulangan. Kelompok kontrol negatif (KN) diberikan pakan standar (T79-4), Kelompok kontrol positif (KP), (K1), (K2), dan  (K3) diberikan pakan hiperkolesterolemia, Kelompok 1 (K1) diberikan perlakuan ekstrak buah  terong belanda dengan dosis 100 mg/kg BB, Kelompok 2 (K2) diberikan perlakuan ekstrak kulit manggis dengan dosis 400 mg/kg BB, kelompok 3 (K3) diberikan perlakuan ekstrak kombinasi buah terong belanda 100 mg/kg BB dan kulit manggis 400 mg/kg BB. Hari ke 60 organ aorta dikoleksi untuk dibuat preparat histologi. Hasil pengamatan mikroskopis KN menunjukkan  struktur histologi aorta, KP adanya plak aterosklerosis.  Pada K1 dan K2 masih terdapat plak aterosklerosis dan mulai ada perbaikan struktur aorta. Pada K3 mampu mencegah plak aterosklerosis secara signifikan. Dapat disimpulkan, pemberian kombinasi  ekstrak buah terong belanda 100 mg/kg BB  dan kulit manggis 400 mg/kgBB dengan pemberian pakan hiperkolesterolemik  selama 60 hari dapat mencegah terbentuknya plak aterosklerosis, menurunkan jumlah sel busa, mengurangi infiltrasi sel inflamasi dan serabut elastis otot polos tunika media pembuluh darah aorta kembali teratur.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13726</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-04-29 10:55:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-04-29 11:37:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>