<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137259">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DIANTARA TEKANAN ETIS, KONFLIK  ORGANISASIONAL  PROFESIONAL, KOMITMEN  ORGANISASI, KEPUASAN KERJA DAN KEINGINAN BERPINDAH (STUDI EMPIRIS  PADA KANTOR AKUNTAN  PUBLIK SUMATERA UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hastuti Dessiany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mendapatkan   bukti  empins  mengenai hubungan diantara tekanan etis, konflik organisasional-profesional, komitmen organisasi, kepuasan kerja dan keinginan berpindah pada Kantor Akuntan Publik. Penelitian ini menggunakan metode sensus di  mana populasi  langsung  menjadi  sample.  Populasi  dalam penelitian ini  adalah  para auditor yang bekerja  pada  22 Kantor Akuntan Publik (KAP) Sumatera Utara yang terdaftar pada Direktori  Kantor Akuntan Publik yang dikeluarkan oleh  lkatan Akuntan Indonesia (IAI).&#13;
Pengumpulan data dan informasi  yang diperlukan dalam  penelitian ini  dilakukan dengan penelitian lapangan (field  research). Data yang dipakai adalah data primer, yang diperoleh secara langsung dari subjek penelitian dalam bentuk persepsi responden dengan cara mengedarkan daftar pertanyaan dalam bentuk kuesioner kepada 88 responden.  Dari  88 kuesioner  yang diedarkan,  kuesioner yang kembali  berjumlah  68  kuesioner sedangkan sisanya dinyatakan hilang atau tidak dikembalikan,  dari  68 kuesioner yang kembali hanya&#13;
61  kuesioner yang dapat diolah sedangkan sisanya rusak.&#13;
Hasil   analisas  korelasi   menunjukkan   bahwa,   tekanan   etis  tidak  berkorelasi signifikan dengan konflik organisasional-profesional.  Konflik organisasional-profesional berkorelasi signifikan dengan komitmen organisasi, kepuasan kerja dan keinginan berpindah. Selanjutnya komitmen organisasi juga berkorelasi signifikan dengan kepuasan kerja.&#13;
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, semakin tinggi tekanan etis akan menyebabkan tingginya konflik organisasional-profesional. Semakin tinggi konflik organisasional-profesional  akan menyebabkan  komitmen organisasional  semakin  tinggi pula.  Konflik organisasional-profesional tidak mempengaruhi  keinginan berpindah melalui komitmen organisasional.  Konflik organisasional-profesional  tidak mempengaruhi keinginan berpindah melalui  kepuasan kerja.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137259</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 10:49:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 11:04:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>