<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137221">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MARINASI GULA LONTAR CAIR (BORASSUS FLABELLIFER) PADA DAGING AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP PH, ANTIOKSIDAN DAN LEMAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zihanisha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayam petelur afkir merupakan ayam petelur yang tidak lagi produktif dengan produksi telur yang rendah pada usia sekitar 96 minggu. Ayam petelur afkir mengandung protein sebesar 25,4% dan lemak sebesar 3-7,3% (Kurniawan, 2011). Namun, Daging ayam petelur afkir memiliki tekstur yang alot, hal ini karena umur ayam petelur afkir relatif lebih tua. Penyebab dari kealotan pada daging karena dipengaruhi oleh protein struktural dalam jaringan ikat yang disebut juga dengan kolagen dan seiring dengan bertambahnya umur pada ternak menjadikan kolagen tersebut semakin meningkat (Soeparno, 2015). Salah satu upaya untuk mengurangi kealotan daging adalah dengan marinasi, Menurut Bjorkroth (2005) gula merupakan salah satu bahan marinasi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas daging dan mengawetkan daging. Pengawetan daging ayam dengan menggunakan gula berfungsi sebagai humektan, mencegah kerusakan fisik, menghambat pertumbuhan mikroba, memperbaiki warna daging dan menjadikan makanan lebih bergizi serta mengandung antioksidan yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh karena berfungsi sebagai penangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi gula lontar cair pada ayam petelur afkir terhadap nilai pH, antioksidan dan lemak.&#13;
Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2023 sampai Februari 2024. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Analisis antioksidan dan lemak di laksanakan di Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Analisis pH dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Susu Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 (dua puluh) unit percobaan dengan lama perendaman yang berbeda. Perlakuan yang diberikan yaitu P_0 (tanpa gula lontar cair), P_1 (marinasi selama 2 jam), P_(2 )(marinasi selama 5 jam), dan P_3 (marinsi selama 8 jam).&#13;
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa, marinasi gula lontar cair pada daging ayam petelur tidak berpengaruh terhadap nilai pH daging ayam petelur afkir. Pada aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa marinasi gula lontar cair cenderung lebih kuat pada lama marinasi 8 jam 19,19% (P3) sedangkan pada P0 22,25% cenderung lebih lemah. Hasil analisis sidik ragam marinasi gla lontar cair berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 09:48:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 10:43:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>