<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137021">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (HG), MANGAN (MN) DAN TEMBAGA (CU) PADA SEDIMEN YANG TERCEMAR LIMBAH BATU BARA DI PESISIR ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Kurnia Parna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian tentang kandungan logam berat merkuri (Hg), mangan (Mn) dan tembaga (Cu) pada sedimen yang tercemar limbah batu bara di pesisir Aceh Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat merkuri (Hg), mangan (Mn) dan tembaga (Cu) pada sedimen yang tercemar limbah batu bara serta ukuran butir sedimen di pantai Peunaga Pasie, pantai Peunaga Rayeuk dan pantai Peunaga Cot Ujung, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Purposive Sampling menggunakan pipa paralon dengan kedalaman pengambilan 10 cm. Sampel sedimen diambil dari 3 stasiun. Kadar logam pada sampel sedimen dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) di Laboratorium Lingkungan Prodi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Analisis logam berat yang dilakukan di laboratorium meliputi merkuri (Hg), mangan (Mn), dan tembaga (Cu). Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa Hg tidak terdeteksi (65 mg/kg dan kandungan logam Mn pada 3 Stasiun pengamatan berkisar 19,64 - 23,43 mg/kg, telah melewati baku mutu yang ditetapkan oleh Australian and New Zealand Environment and Conservation Council (ANZECC, 2000) yaitu sebesar &gt;5 mg/kg. Ukuran butir sedimen diukur dengan menggunakan metode pengayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa ukuran butir sedimen disetiap stasiun adalah pasir halus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137021</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 15:14:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 08:54:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>