<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="137015">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UKURAN MATA JARING (MESH SIZE) PADA ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PPI UJONG SERANGGA, ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Nuri Rizqah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah terutama di bidang perikanan. Sektor perikanan menjadi sektor andalan rakyat Aceh yang menggantungkan hidupnya di sektor perikanan. Salah satu usaha pemanfaatan sektor perikanan oleh masyarakat pesisir aceh adalah penangkapan ikan dengan menggunakan jaring insang dasar (Bottom gillnet). Jaring insang dasar (Bottom gillnet) adalah jaring dengan bentuk empat persegi panjang yang dimana dilengkapi dengan tali ris atas yang dipasangkan pelampung sebagai daya apung dan tali ris bawah dipasang pemberat bagi alat tangkap. Metode yang digunakan saat pengambilan data adalah metode survey, yang dimana informasi berasal dari pengamatan langsung selama di lapangan. selain itu informasi juga diperoleh dengan wawancara langsung dengan nelayan. Sumber informasi banyak diperoleh yaitu dari panglima laot dan nelayan PPI Ujong Serangga, Aceh Barat Daya. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Pada penelitian data primer didapatkan dari pengamatan langsung di lapangan dengan wawancara nelayan, sedangkan data sekunder yang diperoleh adalah dari Dinas Kelautan Perikanan Aceh Barat Daya maupun dari buku, jurnal perikanan, skripsi, internet dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan mata jaring berukuran 1 3/4 inchi dan 2 inchi mendapatkan hasil tangkapan sebanyak 28 jenis ikan, dimana ikan yang tertangkap dengan ukuran mata jaring 1 3/4 inchi sebanyak 25 jenis dengan jumlah sebanyak 278 ekor. Ikan yang tertangkap dengan ukuran mata jaring 2 inchi sebanyak 18 jenis dengan jumlah 103 ekor. Berdasarkan hasil uji t-tes yang dilakukan dapat dinyatakan bahwa ukuran mata jaring insang memberikan pengaruh nyata terhadap hasil tangkapan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Jaring Insang, Komposisi Hasil Tangkapan, PPI Ujong Serangga&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BOTTOM FISHING</topic>
 </subject>
 <classification>639.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>137015</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 15:10:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-07 09:56:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>