<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136991">
 <titleInfo>
  <title>TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. NURFITRIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki masyarakat yang tinggal dengan dua keyakinan yang berbeda adalah Gampong Mulia di Kota Banda Aceh, yaitu dengan keberagaman agama dan etnis yang hidup harmonis. Gampong Mulia menunjukkan tingkat  toleransi  beragama  yang  tinggi,  didukung  oleh  kepemimpinan  yang mendorong  pluralisme  dan  nilai-nilai  kebersamaan.  Meskipun  toleransi  tetap terjaga, namun tantangannya tetap ada, sehingga perlu dipahami dinamika toleransi beragama  dalam  kehidupan  sehari-hari  masyarakat.  Penelitian  ini  bertujuan mengetahui  dan  menjelaskan  toleransi  beragama  tercermin  dalam  pola  interaksi simbolik,  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  masyarakat  dalam  mengadopsi  dan mempraktikkan  toleransi  beragama,  serta  menjelaskan  peran  norma  sosial, lembaga-lembaga,  dan  kekuasaan  dalam  membentuk  dan  mempertahankan toleransi  beragama  di  Gampong  Mulia.  Penelitian  dilakukan  dengan  metode deskriptif  kualitatif,  metode  pengumpulan  data  dilakukan  dengan  teknik wawancara mendalam (in-depth interview) dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan  dengan  membaca  seluruh  data,  menyajikan  dan  membuat  laporan kualitatif, melakukan triangulasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menemukan bahwa  toleransi  beragama  di  Gampong  Mulia  tercermin  melalui  penghargaan terhadap perbedaan keyakinan, komunikasi terbuka antar pemeluk agama, dan kerja sama  lintas  agama  yang  didukung  oleh  pendidikan  dan  peningkatan  kesadaran. Faktor-faktor  seperti  sejarah  budaya  yang  harmonis,  peran  tokoh  agama,  dan dukungan  pemerintah  lokal  memainkan  peran  penting  dalam  menciptakan lingkungan  yang  toleran.  Norma  sosial,  institusi,  dan  kekuasaan  berperan  dalam membentuk serta mempertahankan toleransi beragama, yang dipahami melalui teori interaksionalisme  simbolik.  Pemahaman  dan  pendidikan  tentang  pentingnya toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga kerukunan di masyarakat.   &#13;
Kata Kunci : Interaksi Simbolik, Norma Sosial, Toleransi Beragama</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITIC AND RELIGION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOLERATION</topic>
 </subject>
 <classification>322.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136991</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 14:28:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 15:29:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>