BIOLOGI REPRODUKSI KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS, LINNAEUS 1758) DI PERAIRAN ALUE NAGA, BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BIOLOGI REPRODUKSI KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS, LINNAEUS 1758) DI PERAIRAN ALUE NAGA, BANDA ACEH


Pengarang

Putriani Berutu - Personal Name;

Dosen Pembimbing

ichsan Rusydi - 19861224014011101 - - - Dosen Pembimbing I
Nurfadillah - 198409072019032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2011102010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerang hijau (Perna viridis) termasuk salah satu komoditas sumber daya perairan
yang memiliki potensi tinggi di Indonesia. Salah satu perairan yang berpotensi di
Banda Aceh ialah perairan Alue Naga yang terletak di Kecamatan Syiah Kuala.
Kerang hijau merupakan salah satu organisme yang penting bagi ekosistem perairan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi reproduksi kerang hijau (Perna
viridis) yang meliputi beberapa parameter seperti hubungan panjang berat, rasio
kelamin, indeks berat daging (IBD), indeks kematangan gonad (IKG) dan tingkat
kematangan gonad (TKG). Metode yang digunakan untuk penentuan lokasi
penelitian ialah metode purposive sampling sedangkan untuk pengambilan sampel
menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian pada perairan Alue
Naga, Banda Aceh yaitu pertumbuhan kerang hijau jantan dan betina di perairan
Alue Naga memiliki tipe pertumbuhan allometrik negatif, yaitu pertumbuhan
panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Nisbah kelamin kerang hijau sangat
signifikan dengan rasio kelamin 1:0,88 dengan nilai presentase 53% terdiri dari
kerang jantan dan 47% terdiri dari kerang betina. Rentang nilai IKG kerang hijau
jantan dan betina masing-masing berkisar 1,096–1,268 gram dan 1,109–1,256 gram.
Kemudian untuk analisis rataan IBD dengan persentase tertinggi untuk kerang hijau
jantan dan betina yaitu 31,46% dan 30,56%.
Kata Kunci: Kerang Hijau, Reproduksi, Alue Naga, Perna viridis

Green mussels (Perna viridis) are one of high potential aquatic resources commodity in indonesia. One of the potential waters in Banda Aceh is the Alue Naga waters which are located in Syiah Kuala District. Green mussels are an important organism for aquatic ecosystems. This research aims to determine the reproductive biology of green mussels (Perna viridis) which includes several parameters such as the relationship between length and weight, sex ratio, meat weight index (IBD), gonad maturity index (IKG) and gonad maturity level (TKG). The method used to determine the research location was the purposive sampling method, while for sampling using the simple random sampling method. The results of research in the waters of Alue Naga, Banda Aceh are that the growth of male and female green mussels in the waters of Alue Naga has a negative allometric growth type, namely growth in length is faster than growth in weight. The sex ratio of green mussels is very significant with a sex ratio of 1:0.88 with a percentage value of 53% consisting of male mussels and 47% consisting of female mussels. The range of IKG values for male and female green mussels ranges from 1.096 –1.268 grams and 1.109–1.256 grams respectively. Then for analysis of IBD averages, the highest percentages for male and female green mussels were 31.46% and 30.56%. Keywords: Green Mussel, Reproduction, Alue Naga, Perna viridis

Citation



    SERVICES DESK