<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136895">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN ADSORBEN HIDROGEL BERBASIS  LIGNIN KULIT BUAH AREN (ARENGA PINNATA) UNTUK ADSORPSI ION LOGAM PB(II) DAN ION LOGAM CD(II)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruka Yulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu dampak negatif yang terjadi adalah pencemaran air oleh adanya logam berat hasil buangan industri. Logam berat yang sering ditemukan dalam perairan adalah logam timbal dan kadmium. Kedua logam tersebut termasuk jenis logam yang paling berbahaya dan beracun. Dalam mengantisipasi pengurangan dampak pencemaran kedua timbal dan kadmium maka pemerintah telah mengatur batas ambang keberadaan logam timbal (II) (0,1 mg/L) dan kadmium (II) (0,05 mg/L) dalam lingkungan air. Dalam upaya penanganan limbah cair logam berat dan pemanfaatan limbah biomassa sebagai solusi alternatif dalam pengolahan limbah cair maka perlu adanya penelitian mengenai adsorpsi ion logam Pb(II) dan ion logam Cd(II) menggunakan limbah biomassa seperti lignin kulit buah aren. Tahapan tahun pertama penelitian ini adalah isolasi lignin dari kulit buah aren (KBA) dan karakterisasinya dengan FTIR, SEM-EDX, TGA, dan BET. Hasil karakterisasi menunjukkan lignin KBA memiliki potensi untuk dijadikan adsorben karena struktur berpori dan memiliki gugus fungsi yang berperan penting dalam kinerja adsorpsi. Pada tahap kedua menentukan kesetimbangan adsorpsi, kinetika adsorpsi serta optimasi menggunakan Response Surface Methodology (RSM) Box Benhken.  Model yang sesuai dengan isotem Langmuir dan kinetika orde dua untuk adsorpsi ion logam Pb(II) and ion logam Cd(II). Penelitian tahun kedua melakukan sintesis hidrogel dari lignin KBA dan asam akrilat serta karakterisasinya dengan FTIR, SEM-EDX, TGA, BET dan uji swelling. Tahap selanjutnya menentukan kesetimbangan dan kinetika adsorpsi serta optimasi proses adsorpsi menggunakan Box Benhken untuk melihat pengaruh waktu kontak, konsentrasi awal dan massa lignin. Hasil penelitian optimasi menunjukkan model kuadratik sesuai adsorpsi menggunakan lignin KBA dan hidrogel lignin KBA. Kondisi optimum  adsorpsi menggunakan lignin diperoleh pada waktu kontak 116,535 menit, konsentrasi awal 60 mg/L dan massa lignin 0,5 g dengan efisiensi adsorpsi ion logam Pb(II) sebesar  94,480 % dan ion logam Cd(II) diperoleh sebesar 60,981 %. Sedangkan kondisi optimum adsorpsi menggunakan hidrogel lignin KBA diperolah kondisi 189,341 menit, konsentrasi awal 116,773 mg/L dan massa hidrogel lignin KBA 0,5 g dengan efisiensi adsorpsi sebesar  86,028 % dan 88,204 % dengan desirabitilas 0,993.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 12:09:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 12:14:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>