<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136871">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERLAKUAN PANAS PASCA PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN  DAN KUAT TARIK  PIPA BAJA KARBON ASTM AI06 GRADE B</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Defri Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pipa baja ASTM A106 merupakan pipa yang digunakan untuk penyaluran gas pada sistem &#13;
pemipaan di PT Prime Petroservice. Pada daerah sambungan las pipa terjadi kebocoran, besar &#13;
kemungkinan terjadi karena deformasi plastis yang dialami oleh pipa akibat beban tarik. Karena&#13;
pengelasan metode SMAW, maka di daerah sekitar las mengalami siklus thermal cepat yang&#13;
menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan struktur metalurgi, defo rmasi dan tegangan­&#13;
tegangan termal yang mempengaruhi sifat fisi s dan mekanis. Oleh karenanya perlu dilakukan &#13;
perlakuan panas pasca pengelasan sebagai usaha pendekatan penyeragaman perubahan sifat fisis&#13;
dan mekanis. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keamanan material sambungan las yang&#13;
diaplikasikan pada PT Prime Petroservice dengan mengacu code standar dan mengetahui&#13;
pengaruh perlakuan panas normalizing pasca pengelasan terhadap sifat mekanis pipa dengan&#13;
memvariasikan waktu penahanan. Berdasarkan hasil pengujian kuat tarik dan kekerasan,&#13;
diketahui bahwa kekuatan tarik tertinggi diperoleh material dengan penahanan waktu 10 menit&#13;
yaitu; o,, = 54 Kgf/mm ', sementara itu tegangan tarik material tanpa perlakuan panas adalah; o, &#13;
= 52,5 Kgf/mm. Pada hasil uji tarik material dengan waktu penahanan 30 menit diperoleh nilai&#13;
tegangan tarik paling rendah yaitu; o,, = 50,8 Kgf/mm '. lndeks kekerasan rat-rata serelah&#13;
pengelasan dan perlakuan panas pasca las paling tinggi diperoleh pada daerah fusi las, setelah&#13;
perlakuan panas terjadi penurunan seiring bertambahnya waktu penahanan, berturut-turut&#13;
adalah 172 HV, 168 HV dan 155 HV. Dari analisa hasil pengujian, disimpulkan bahwa seiring&#13;
bertambahnya waktu penahanan, tegangan tarik dan tegangan luluhnya menurun dan waktu&#13;
penahanan pada PWHT normalizing yang tepat untuk pipa baja  ASTM  A106 adalah I0 menit &#13;
&#13;
Kata kunci  : Pipa baja ASTM A106, Pengelasan SMAW, Perlakuan panas, Kekerasan, Kuat tarik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 11:48:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 11:48:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>