<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136793">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN KELAPA SANGRAI DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL (IMAGE PROCESSING) MENGGUNAKAN METODE MULTI-LAYER PERCEPTRON (MLP)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IKHWANUDDIN AL AYUBI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknik Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyebaran kelapa di Provinsi Aceh memiliki nilai produksi kelapa yang cukup tinggi. Persebaran tanaman kelapa di Aceh didukung dengan berbagai macam bentuk olahan, salah satunya menjadi bahan campuran masakan. Cara untuk mengolahnya yaitu dengan cara dijadikan sebagai kelapa sangrai, atau dalam masyarakat Aceh dikenal dengan sebutan U Neulheu.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sistem yang mampu secara otomatis mengklasifikasikan tingkat kematangan kelapa sangrai berdasarkan warna pada karakteristik terlalu mentah (undercook), matang sempurna (best), atau terlalu matang (overcook) dengan menggunakan metode MLP (Multilayer Perceptron). Sampel kelapa sangrai yang digunakan untuk data training sebanyak 315 kelapa sangrai dan sampel data testing sebanyak 135 kelapa sangrai. Pengambilan citra kelapa sangrai menggunakan kamera DSLR Sony Alpha 55 dengan resolusi kamera 16,2 MP. Data citra diolah menggunakan software MVTec HALCON versi 24.11. serta pada penelitian ini menggunakan photobox dengan pencahayaan yang merata agar hasil yang lebih maksimal.&#13;
Teknologi pengolahan citra digital untuk melakukan klasifikasi kematangan kelapa sangrai menggunakan metode Multi-Layer Perceptron (MLP) pada penelitian ini sudah bisa dikatakan cukup bagus jika dibandingkan dengan penelitian terdahulu. Persentase akurasi untuk klasifikasi kematangan kelapa sangrai menggunakan pengolahan citra diperoleh dengan fitur RGB dan HSI yaitu untuk nilai kelas kelapa sangrai undercook sebesar 98%, kelas kelapa sangrai best 86% dan kelas kelapa sangrai overcook 100%, dengan nilai rata-rata akurasi sebesar 93 % dan pengujian hasil klasifikasi memiliki persentase sebesar 93,33%. Untuk mencapai hasil klasifikasi yang lebih akurat, diperlukan analisis yang lebih komprehensif yang mencakup fitur-fitur lain seperti tekstur dan distribusi warna selain hanya mengandalkan nilai warna RGB atau HSI. &#13;
Penyebaran kelapa di Provinsi Aceh memiliki nilai produksi kelapa yang cukup tinggi. Persebaran tanaman kelapa di Aceh didukung dengan berbagai macam bentuk olahan, salah satunya menjadi bahan campuran masakan. Cara untuk mengolahnya yaitu dengan cara dijadikan sebagai kelapa sangrai, atau dalam masyarakat Aceh dikenal dengan sebutan U Neulheu.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sistem yang mampu secara otomatis mengklasifikasikan tingkat kematangan kelapa sangrai berdasarkan warna pada karakteristik terlalu mentah (undercook), matang sempurna (best), atau terlalu matang (overcook) dengan menggunakan metode MLP (Multilayer Perceptron). Sampel kelapa sangrai yang digunakan untuk data training sebanyak 315 kelapa sangrai dan sampel data testing sebanyak 135 kelapa sangrai. Pengambilan citra kelapa sangrai menggunakan kamera DSLR Sony Alpha 55 dengan resolusi kamera 16,2 MP. Data citra diolah menggunakan software MVTec HALCON versi 24.11. serta pada penelitian ini menggunakan photobox dengan pencahayaan yang merata agar hasil yang lebih maksimal.&#13;
Teknologi pengolahan citra digital untuk melakukan klasifikasi kematangan kelapa sangrai menggunakan metode Multi-Layer Perceptron (MLP) pada penelitian ini sudah bisa dikatakan cukup bagus jika dibandingkan dengan penelitian terdahulu. Persentase akurasi untuk klasifikasi kematangan kelapa sangrai menggunakan pengolahan citra diperoleh dengan fitur RGB dan HSI yaitu untuk nilai kelas kelapa sangrai undercook sebesar 98%, kelas kelapa sangrai best 86% dan kelas kelapa sangrai overcook 100%, dengan nilai rata-rata akurasi sebesar 93 % dan pengujian hasil klasifikasi memiliki persentase sebesar 93,33%. Untuk mencapai hasil klasifikasi yang lebih akurat, diperlukan analisis yang lebih komprehensif yang mencakup fitur-fitur lain seperti tekstur dan distribusi warna selain hanya mengandalkan nilai warna RGB atau HSI. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136793</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 10:46:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 11:11:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>