<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136749">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS INDEKS KERENTANAN SEISMIK BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR MENGGUNAKAN METODE HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR) DI WILAYAH TARUTUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Mualisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tarutung merupakan dataran yang berbentuk basin dan didominasi oleh Tuffa Toba (Qvt), Aluvium muda (Qh), Formasi Gunung Api Toru( (Tmvo) ,dan Pusat Gunung Api Martibang (Qvma). Tarutung dilewati oleh Sesar Renun dan Toru sebagai sesar aktif yang dapat menghasilkan sumber gempa yang bersifat merusak. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung indeks kerentanan seismik berdasarkan respon dan karakteristik tanah  ketika terjadi gempa bumi di lokasi penelitian. Untuk mengetahui tingkat kerentanan atau risiko yang ditimbulkan oleh gempa bumi, maka dilakukan analisis data mikrotremor sebagai bagian dari upaya mitigasi bahaya gempa. Analisis mikrotremor yaitu untuk menentukan frekuensi dominan (f0), faktor amplifikasi (A0) dan dilanjutkan kerentanan seismik (Kg). Analisis ini menggunakan data mikrotremor pada 40 stasiun pengukuran yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan di wilayah Tapanuli Utara berkisar antara 0,82 Hz hingga 9,72 Hz. Sementara, nilai faktor amplifikasi berkisar antara 2,33 hingga 7,9. Berdasarkan nilai dari dua parameter tersebut, dilakukan perhitungan nilai indeks kerentanan seismik dengan hasil berkisar antara 1,09 hingga 20,54. Kondisi geologi sangat mempengaruhi nilai dari pada parameter mikrotremor. Daerah dengan nilai kerentanan seismik tinggi didominasi oleh batuan lunak dengan ketebalan sedimen permukaan sangat tebal. Nilai kerentanan seismik rendah didominasi oleh batuan keras dengan ketebalan sedimen permukaan tipis. Besarnya nilai kerentanan seismik dikarenakan adanya batuan lunak, jika semakin keras batuan maka tingkat kerusakan akan relatif kecil dan sebaliknya. Batuan sedimen lunak dapat juga menjadi salah satu faktor amplifikasi gelombang gempa, akibat kerentanan seismik menjadi tinggi.&#13;
Kata Kunci: Mikrotremor, HVSR, Kerentanan Seismik, Tarutung, Tapanuli Utara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136749</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 10:15:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 10:29:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>