<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136735">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA TINGKAT KINERJA PERSIMPANGAN DENGAN LAMPU LALU LINTAS (STDI KASUS PADA SIMPANG DODIK LAMTEUMEN  BANDA  ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eryani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingkat kinerja merupakan ukuran kuantitatif yang menerangkan kondisi operasional dari &#13;
fasilitas lalu lintas, salah satunya adalah persimpangan bersinyal. Lampu lalu lintas&#13;
memberikan pengaruh secara menyeluruh bagi lalu lintas yang dapat beroperasi dengan &#13;
memberikan keuntungan atau kerugian terhadap arus lalu lintas yang dikontrol. &#13;
Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, lampu lalu lintas yang telah ada tidak sesuai lagi &#13;
dengan kondisi lalu lintas sekarang sehingga kinerja dari suatu simpang berlampu tidak &#13;
efektif lagi, Berdasarkan hal ini, dilakukan penelitian tugas akhir dengan judul &quot;Analisa &#13;
Tingkat Kinerja Persimpangan dengan Lampu Lalu Lintas (studi kasus pada simpang Dodik &#13;
Lamteumen Banda Aceh)&quot;. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisa tingkat&#13;
kinerja persimpangan berlampu lalu lintas dalam hal kapasitas, ditinjau dari derajat&#13;
kejenuhan, tundaan dan menentukan tingkat pelayanan persimpangan. Analisa tingkat kinerja&#13;
dilakukan dengan prosedur perhitungan yang diberikan dalam Manual Kapasitas Jalan&#13;
Indonesia (MKJI, 1996), yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat&#13;
Jenderal Bina Marga. Hasil perhitungan diperoleh pada jam puncak siang yaitu arus tertinggi&#13;
dengan nilai rasio arus simpang adalah 0,347. Derajat kejenuhan untuk pendekat Utara,&#13;
Selatan, Timur dan Barat masing-masing adalah 0,474, 0,539, 0,514 dan 0,549. Tundaan&#13;
untuk pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-masing adalah 18,308 det/smp, 35,92&#13;
det/smp, 12,223 det/smp dan 16,726 det/smp. Tundaan rata-rata untuk seluruh simpang&#13;
adalah 18,657 det/smp. Tingkat pelayanan persimpangan berada pada tingkat pelayanan C,&#13;
dimana angka tersebut belum mendekati titik jenuh yaitu apabila lebih dari 60 detik tundaan&#13;
perkendaraan, maka persimpangan tersebut mendekati titik jenuh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136735</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 10:06:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 10:06:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>