<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136641">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN IN SILICO TANAMAN COFFEA SPP. DAN ARECA CATECHU L. TERHADAP HEPATITIS, HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV), TUBERCULOSIS (TBC), KANKER KULIT, DAN KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Purnama Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keanekaragaman tumbuhan yang ada di Indonesia diperkirakan memiliki 25% dari spesies tumbuhan berbunga yang ada di dunia atau merupakan urutan negara terbesar ketujuh dengan jumlah spesies mencapai 20.000 spesies. Keanekaragaman hayati yang terdapat di Ekosistem Leuser sangat tinggi, unik, dan lengkap sehingga disebut sebagai salah satu keajaiban warisan dunia yang secara administratif kawasan ini meliputi wilayah Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Kawasan Ekosistem Leuser merupakan satu kesatuan wilayah yang terbentang luas didalamnya terdapat berbagai jenis tanaman yang telah digunakan sebagai bahan obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam Coffea spp. dan Areca catechu L. sebagai inhibitor terhadap penyakit seperti hepatitis, Human Immunodeficiency Virus (HIV), Tuberculosis (TBC), kanker kulit dan kanker payudara menggunakan metode in silico melalui pendekatan molecular docking. Studi ini menggunakan data KNApSAcK untuk memperoleh senyawa dari kedua tumbuhan tersebut. Senyawa-senyawa metabolit tersebut dipreparasi dan diuji secara in silico, termasuk pengujian Lipinski‟s Rule of Five dengan website SWISSADME dan molecular docking menggunakan perangkat lunak PyRx dan BIOVIA Discovery Visualizer 2021 untuk menghitung nilai binding affinity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa Caffeoyltryptophan dari spesies Coffea spp. memiliki potensi sebagai daya hambat protein TBC 6R9W dengan nilai binding affinity sebesar -9.1 kkal/mol serta memiliki potensi sebagai daya hambat protein kanker kulit 2VCJ dengan nilai binding affinity sebesar -8.2 kkal/mol. Caffestol dari spesies Coffea spp. memiliki potensi sebagai daya hambat protein kanker payudara 3ERT dengan nilai binding affinity sebesar -8.2 kkal/mol dan Caffeine dengan nilai binding affinity -8.3 kkal/mol. Selain itu, senyawa (+)Catechin dari spesies Areca catechu L. memiliki potensi sebagai daya hambat protein TBC 6R9W dengan nilai binding affinity sebesar -9.4 kkal/mol serta memiliki potensi sebagai daya hambat protein kanker kulit 2VCJ dengan nilai binding affinity sebesar -8.2 kkal/mol. (+)-Catechin dan Arecoline dari spesies Areca catechu L. juga memiliki potensi sebagai daya hambat protein kanker payudara 3ERT dengan nilai binding affinity sebesar -9 kkal/mol. Berdasarkan hasil ini, senyawa-senyawa tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat obat untuk penyakit-penyakit terkait. &#13;
&#13;
Kata kunci: Coffea, Areca catechu, Hepatitis, HIV, TBC, Kanker kulit, Kanker payudara, In Silico, Molecular Docking</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 06:44:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-08 06:55:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>