<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136569">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMAN 5 DAN SMAN 13 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sita Octavia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Regulasi emosi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam mengelola, menerima, dan mengekspresikan emosi yang mana emosi tersebut penting dalam meningkatkan perilaku prososial dan kesejahteraan psikologis, terutama pada anak-anak dan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku prososial, gambaran regulasi emosi, dan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada siswa SMAN 5 dan SMAN 13 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di SMAN 5 dan SMAN 13 Banda Aceh yaitu kelas XI dan XII dengan total keseluruhan 860 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin yang menghasilkan sampel sebanyak 273 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert yaitu perilaku prososial dan regulasi emosi. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi pada siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase (64%), dan perilaku prososial pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase (48%). Berdasarkan hasil analisis korelasi antara regulasi emosi dengan perilaku prososial diperoleh nilai r hitung sebanyak 0,466 yang menjelaskan bahwa adanya korelasi yang sedang antara regulasi emosi dengan perilaku prososial. Adapun nilai signifikansi 0,000 maka nilai signifikan antara variabel X (regulasi emosi) dan variabel Y (perilaku prososial). Artinya, semakin tinggi regulasi emosi siswa maka semakin tinggi perilaku prososial siswa tersebut begitu juga sebaliknya. Ciri-ciri regulasi emosi yang tinggi pada siswa yaitu dengan adanya kesadaran diri, kendali diri, instropeksi dan relaksasi diri. Selanjutnya ciri-ciri perilaku prososial yang tinggi pada siswa yaitu dengan berbaik hati kepada orang lain atas bantuan yang diberikan tanpa harapan akan imbalan tertentu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EMOTIONS - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HIGH SCHOOL STUDENTS</topic>
 </subject>
 <classification>370.153 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136569</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 22:30:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 16:30:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>