ANALISIS BUTIR SOAL BUATAN GURU BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH PENGGERAK KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS BUTIR SOAL BUATAN GURU BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH PENGGERAK KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Cut Nadia Sahira - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teuku Alamsyah - 196606061992031005 - Dosen Pembimbing I
Ramli - 196312311988101001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106202010009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) / PDDIKTI : 88101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

“Analisis Butir Soal Buatan Guru Bahasa Indonesia di Sekolah Penggerak
Kabupaten Pidie”

Cut Nadia Sahira; Dr. Drs. Teuku Alamsyah, M.Pd.; Dr. Ramli, M.Pd.

Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kesukaran butir soal, daya pembeda butir soal, dan keefektifan pengecoh pada butir soal buatan guru bahasa Indonesia di Sekolah Penggerak Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah Sekolah Penggerak Kabupaten Pidie, yaitu SMP Negeri 1 Muara Tiga dan SMP Sukma Bangsa Pidie, soal-soal buatan guru bahasa Indonesia Sekolah Penggerak Kabupaten Pidie, dan lembar jawaban siswa. Soal yang dimaksud adalah keseluruhan soal buatan guru bahasa Indonesia kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX tahun ajaran 2023/2024 yang digunakan pada Penilaian Akhir Semester (PAS). Soal-soal pada setiap kelas adalah sama, yaitu 30 butir soal dengan jumlah jawaban sebanyak 318 lembar. Sampel penelitian ini adalah soal buatan guru di SMP Negeri 1 Muara Tiga sebanyak 30 butir soal pada setiap jenjang kelas dan 90 lembar jawaban siswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus Kuder Richardson-20 (KR-20) dengan menghitung tingkat kesukaran, daya pembeda, dan menganalisis keefektifan pengecoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal kelas VII yang memiliki tingkat kesukaran berkategori sedang sebanyak 21 butir soal (70%), soal dengan keefektifan pengecoh dapat diterima sebanyak 29 butir soal (97%) tetapi soal yang memiliki daya pembeda berkategori baik tidak ditemukan. Pada soal kelas VIII yang memiliki tingkat kesukaran berkategori sedang sebanyak 18 butir soal (60%), soal dengan daya pembeda berkategori baik sebanyak 9 butir soal (30%), dan soal dengan keefektifan pengecoh dapat diterima sebanyak 26 butir soal (88%). Pada soal kelas IX yang memiliki tingkat kesukaran berkategori sedang sebanyak 22 butir soal (73%), soal dengan saya pembeda berkategori baik sebanyak 9 butir soal (30%), dan soal dengan keefektifan pengecoh dapat diterima sebanyak sebanyak 25 butir soal (85%). Keseluruhan pada soal kelas VII harus direvisi atau diganti. Soal kelas VIII dan kelas IX sudah memenuhi syarat soal yang baik dari segi tingkat kesukaran, daya pembeda, dan keefektifan pengecoh.


Kata kunci: Analisis Butir Soal, Soal Buatan Guru, Sekolah Penggerak

“An Analysis of Question Elements Made by Indonesian Teachers of Leading Schools in Pidie District” Cut Nadia Sahira; Teuku Alamsyah; Ramli Master of Indonesian Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia Abstract This study aims to elucidate the difficulty level of test items, the discriminative efficacy of these items, and the usefulness of distractors in assessments developed by Indonesian language educators at the Pidie District School of Movers. This study utilizes a quantitative methodology characterized by a descriptive research design. The study population comprises Sekolah Penggerak in Pidie Regency, namely SMP Negeri 1 Muara Tiga and SMP Sukma Bangsa Pidie, the Indonesian language exam items developed by the teachers of Sekolah Penggerak in Pidie Regency, and the students' response sheets. The referenced test items encompass all questions formulated by Indonesian language educators for grades VII, VIII, and IX for the 2023/2024 academic year, utilized in the End-of-Semester Assessment (PAS). The questions for each grade are identical, comprising 30 items and totaling 318 answer pages. The research sample comprises teacher-generated questions from SMP Negeri 1 Muara Tiga, amounting to 30 questions per grade level and 90 student response sheets. The sample was determined using a purposive sampling technique. Data acquisition through documentation methodologies. This study uses the Kuder Richardson-20 (KR-20) formula for data analysis by assessing difficulty level, and discriminative capacity, and evaluating the efficacy of distractors. The research findings reveal that among the seventh-grade questions, 21 items (70%) are classified as having moderate difficulty, 29 items (97%) have acceptable distractor effectiveness, although no items exhibit strong discrimination power. Among the eighth-grade questions, 18 items (60%) are classified as moderately difficult, 9 items (30%) exhibit strong discrimination power, and 26 items (88%) demonstrate acceptable distractor efficacy. Among the ninth-grade questions, 22 items (73%) are classified as moderately difficult, 9 things (30%) exhibit strong discrimination power, and 25 items (85%) have acceptable distractor efficacy. The questions for grade VII require revision or replacement. The questions for grades VIII and IX already satisfy the criteria for quality questions regarding difficulty level, discriminative ability, and the efficacy of distractors. Keywords: An Analysis of Question Elements, Teachers Made question, Leading School.

Citation



    SERVICES DESK