<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136387">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI EKTOPARASIT DAN ENDOPARASIT PADA UDANG VANNAMEI (LITOPENAEUS VANNAMEI) DI TAMBAK ALUE NAGA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ivan Almerian Belva Casey</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu produk unggulan akukultur di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit dan endoparasit, menghitung prevalensi dan intensitas keberadaan ektoparasit pada udang vannamei di tambak Desa Alue Naga, Banda Aceh. Sampling dilakukan di 3 tambak Lokasi budidaya udang vannamei di Alue Naga, Banda Aceh pada bulan Februari sampai maret 2023. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Karantina Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Aceh. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian teridentifikasi 4 jenis parasit yang menginfeksi udang vannamei yaitu Zoothamnium sp., Vorticella sp., Epistylis sp., Oodinium sp. Organ yang diamati selama penelitian yaitu insang, kaki renang, kaki jalan, dan ekor, Endoparasit organ yang diamati yaitu usus dan hepatopankreas. Nilai intensitas ektoparasit tertinggi terdapat pada di tambak 1 yaitu Oodinium sp., 16,2 ind/ekor termasuk kategori “Sedang” dan nilai intensitas ektoparasit terendah teridentifikasi pada terdapat pada tambak 3 yaitu Zoothamnium sp., 4,3 ind/ekor termasuk kategori “Rendah”. Sedangkan untuk nilai intensitas endoparasit tertinggi teridentifikasi pada tambak 2 dan 3 yaitu Oodinium sp., 4 ind/ekor termasuk kategori “Rendah”. Nilai intensitas endoparasit terendah teridentifikasi pada tambak 1 yaitu Oodinium sp., 3,6 ind/ekor termasuk kategori “Rendah”. Nilai prevalensi ektoparasit tertinggi itu yaitu 100% termasuk dalam kategori “Infeksi Sangat Parah”. Sedangkan untuk nilai prevalensi endoparasit tertinggi terdapat pada tambak 1 yaitu Oodinium sp., 80% termasuk dalam kategori “Infeksi Biasa” sedangkan untuk nilai prevalensi endoparasit terendah terdapat pada tambak 3 yaitu Oodinium sp., 20% termasuk dalam kategori “Infeksi Sangat Sering”.&#13;
Kata kunci: Alue Naga, Litopenaeus vannamei, ektoparasit, endoparasit, intensitas, prevalensi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136387</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 16:37:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 22:29:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>