VARIASI BAHAN BAKAR BIOMASSA UNTUK ALAT PENGERING PINANG TIPE RAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

VARIASI BAHAN BAKAR BIOMASSA UNTUK ALAT PENGERING PINANG TIPE RAK


Pengarang

Muliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305106010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

662.88

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pinang (Areca catechu L.) adalah salah satu diantara ratusan jenis famili
Palmae, yang penyebarannya cukup luas di Indonesia. Jenis pinang yang banyak
yang paling populer karena rnemiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan
dengan pinang jenis yang lain. Permintaan pinang sirih indoncsia dari konsumen luar
negeri, terutama bijinya yang telah dikeringkan.Proses pengeringan buah pinang,
yang dilakukan oleh masyarakat atau industri rumah tangga umumnya secara
tradisional yaitu dengan penjemuran dibawah terik sinar matahari di alam terbuka,
untuk mendapatkan pengeringan pinang dalam waktu yang singkat, maka diperlukan
suatu teknologi pengeringan dengan menggunakan alat pengering pinang tipe rak.
Sekam padi merupakan lapisan keras yang meliputi kariopsis yang terdiri dari
dua belahan yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan. Limbah industri
pengolahan kayu terdiri dari limbah yang dihasilkan industri kayu lapis, pengergajian
dan pengerjaan kayu yang berupa potongan ujung, sebetan, sisa kupasan, tatal dan
serbuk gergajian. Tempurung kelapa merupakan hasil samping dari pcngolahan
kelapa yang biasanya dapat diolah menjadi arang dan karbon aktif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan bakar
biomassa terhadap pinang yang dikeringkan dengan menggunakan alat pengeringan
tipe rak schingga dapat diketahui jenis bahan bakar yang lebih tepat dan efisien.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 3 jenis bahan bakar biomassa
yaitu tempurung kelapa, serutan kayu dan sckam padi. Parameter yang dianalisis
adalah menghitung susut bobot dan mengukur temperatur.
Metodologi dari penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu tahapan
pendahuluan, yaitu untuk mengetahui kadar air awal pinang, tahapan persiapan
bahan, persiapan alat, tahapan pengeringan serta tahapan terakhir adalah analisa data.
Selama 14 jam waktu pengeringan, masing masing bahan bakar mengalami
penyusutan bobot yang berbeda. Bahan bakar tempurung kelapa 37,5 %, serutan
kayu 40 % sedangkan bahan bakar sekam padi 26,6 %. Suhu pengeringan yang
dicapai dari masing-masing bahan bakarpun berbeda, suhu yang dihasilkan oleh
tempurung kelapa 80 € 100 "C, serutan kayu 70 C 100 "C sedangkan sekam
padi suhu yang dihasilkan adalah 50C -85C

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK