<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136325">
 <titleInfo>
  <title>PENANAMAN KARAKTER NASIONALISME MELALUI KESENIAN RAPAI DABUS DI BATU ITAM TAPAKTUAN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUNG IZAZULHAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Agung Izazulhaq (2024). Penanaman Karakter Nasionalisme Melalui Kesenian Rapai Dabus Di Batu Itam Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan.&#13;
	Penelitian ini berjudul “Penanaman Karakter Nasionalisme Melalui Kesenian Rapai Dabus di Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan” menjadi latar belakang dari penelitian ini adalah kondisi saat ini dimana teknologi dan budaya luar yang masuk ke Indonesia, terutama di Aceh Selatan, membuat masyarakat menjadi konsumtif dan melupakan jiwa nasionalisme. Diharapkan, rapai debus dapat menjadi instrumen yang tepat untuk menumbuhkan kembali jiwa nasionalisme. Rumusan masalahnya adalah: (1) Bagaimana nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam rapai dabus Tapaktuan Aceh Selatan? (2) Bagaimana penanaman nilai karakter nasionalisme melalui rapai dabus di Tapaktuan Aceh Selatan? Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai nasionalisme dalam rapai dabus Tapaktuan Aceh Selatan, dan (2) Mengetahui strategi penanaman nilai karakter nasionalisme melalui rapai dabus di Tapaktuan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sampel delapan pemain rapai dabus dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rapai dabus mengajarkan nilai-nilai nasionalisme seperti kesetiaan pada agama, bangsa, negara, serta kepedulian terhadap perubahan zaman dan melawan penjajah; (2) Sanggar Lestari Budaya mempromosikan nasionalisme melalui syair yang mendidik tentang Islam, sejarah, dan dampak modernisasi. Pemerintah dan masyarakat mendukung pelestarian rapai dabus sebagai warisan budaya. Saran penelitian ini adalah agar pelaku rapai dabus mempertahankan dan mengembangkan kesenian ini dengan nilai-nilai nasionalisme, serta mendorong dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat untuk pengembangan rapai dabus di Kecamatan Tapaktuan.&#13;
Kata kunci: Nasionalisme, Rapai Dabus&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136325</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:57:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 16:46:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>