<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136285">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF UNOFFICIAL PLACE NAMES:</title>
  <subTitle>A LINGUISTIC STUDY AND COLLECTIVE MEMORY OF THE ACEHNESE COMMUNITY</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairunnisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nama-nama tempat tidak resmi di Aceh berdasarkan jenis ingatan kolektifnya, khususnya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara semi terstruktur. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 41 tempat yang diberi nama secara tidak resmi oleh masyarakat. Ada dua jenis memori kolektif yaitu memori komunikatif 29 tempat yang terdiri dari enam pola; Ciri-ciri geografis, letak geografis, struktur sejarah, peristiwa monumental, cerita rakyat setempat, dan jalan. Kemudian, terdapat 12 tempat memori budaya yang terdiri dari; Ciri-ciri geografis, letak geografis, peristiwa-peristiwa monumental, dan cerita rakyat setempat. Ditemukan juga adanya kategori makna berbeda yang ditemukan yang meliputi makna leksikal di tiga tempat, makna kontekstual di empat tempat, makna gramatikal di empat tempat, makna konseptual di enam tempat, makna denotatif di dua tempat, makna konotatif di dua tempat, dan makna referensial di 20 tempat. Untuk rekomendasi lebih lanjut, akan lebih baik untuk meningkatkan kedalaman dan keluasan penelitian dengan mengeksplorasi berbagai wilayah geografis dan aspek linguistik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136285</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:37:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:46:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>