<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136281">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN TERUMBU KARANG DI PULAU LEKON, KABUPATEN SIMEULUE MENGGUNAKAN CITRA SATELIT PADA CLOUD COMPUTING GOOGLE EARTH ENGINE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.Iqbal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terumbu karang merupakan potensi sumber daya laut yang patut diperhatikan dalam pengelolaannya, seperti pemetaan terumbu karang menggunakan teknologi penginderaan jauh yang dapat dilakukan dengan mudah dan representasi wilayah yang luas. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan kajian awal distribusi terumbu karang, sebaran, dan luas terumbu karang di Pulau Lekon, Kabupaten Simeulue. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2023 pada wilayah Pulau Lekon, Kabupaten Simeulue. Pengambilan data citra satelit Sentinel-2 dan Landsat 9 dilakukan langsung pada katalog data platform Google Earth Engine (GEE). Klasifikasi citra dengan model klasifikasi Random Forest Classification (RFC) dan Support Vector Machine (SVM). Validasi lapangan ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kelas sampel pasir, terumbu karang hidup, terumbu karang mati, vegetasi, dan laut. Setiap kelas dilakukan pengambilan gambar dan titik koordinat yang kemudian diaplikasikan pada platform Google Earth Engine. Penelitian ini menghasilkan peta distribusi terumbu karang dengan distribusi terbanyak berada pada sisi utara Pulau Lekon, Kabupaten Simeulue. Distribusi terumbu karang paling tinggi berada di bagian pesisir utara Pulau Lekon pada setiap klasifikasi. Terumbu karang hidup pada citra satelit Sentinel-2 model RFC memiliki luas 2,64 Km2 dan pada model SVM seluas 5,82 Km2. Sedangkan terumbu karang pada citra Landsat 9 model RFC memiliki luas 3,56 Km2 dan pada model SVM seluas 1,40 Km2.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SATELLITE COMMUNICATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORAL REEFS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.972</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:34:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-03 10:46:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>